3 Alasan Mengapa Sifat Amanah Harus Melekat dalam Diri Muslim?

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 27

Ilustrasi umat Muslim jelankan amanah. Sifat terpercaya menjadi karakteristik utama Muslim adapun dirahmati Allah SWT

Foto: AP Photo/Achmad Ibrahim

Sifat terpercaya menjadi karakteristik utama Muslim adapun dirahmati Allah SWT

pandudita.com — Islam mengajarkan umatnya agar selalu menjadi pribadi adapun bisa dipercaya. Salah satu tolok sukat dalam menentukan ada alias tidaknya sifat setelah dikatakan ialah kemampuan buat menjaga amanah. Dalam bahasa sehari-hari, terpercaya berarti sikap bertanggung jawab. 

Jika bertanggung balas atas tugas-tugasnya, ia dipandang sebagai sosok adapun becus dipercaya. Sebaliknya, kalau terlepas tanggung jawab, ia cenderung pada sifat khianat. 

Amanah pula dekat dengan makna menepati kesanggupan dikarnakan itu, satu manusia pemimpin akan gampang menuai simpati rakyat bila dirinya menunaikan janji-janji adapun setelah diucapkannya. 

Setidaknya ada tiga dalih kenapa sikap terpercaya penting buat senantiasi dijalankan satu manusia Muslim adalah sebagai berikut: 

Pertama, karakteristik ketakwaan  

Menjalankan terpercaya bermakna melaksanakan perintah Allah. Dan, itulah salah satu karakteristik ketakwaan seseorang. Sebaliknya, kalau menunjukkan sifat khianat, keadaan itu menandakan pembangkangan terhadap perintah-Nya. 

Dan tempat-kembali bagi manusia adapun durhaka kepada Allah SWT ialah neraka. Na'udzubillahi min dzalik. Allah SWT berfirman dalam Surat An Nisa bagian 58:  

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

“Sesungguhnya Allah menyuruh anda menyampaikan aba-aba kepada adapun berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia agar anda menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran adapun sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah ialah Mahamendengar lagi Mahamelihat.”   

Kedua, teladani Rasulullah SAW

Salah satu dari keempat sifat rasul ialah amanah. Rasulullah SAW semasa mudanya dijuluki sebagai "Al-Amin." Dengan perkataan lain, bahkan sebelum dirinya diangkat menjadi utusan Allah SWT, Muhammad SAW begitu becus dipercaya masyarakat. Ketika menyerukan syiar Islam, berbondong-bondong manusia banyak mengikutinya. 

Sebab, mereka setelah amat percaya pada kelurusan sifatnya. Maka dari itu, satu manusia Muslim adapun senantiasa searah dalam menjaga terpercaya sesungguhnya sedang meniru suri teladan Rasul SAW. Karakteristik setelah dikatakan seharusnya selalu ada dalam diri siapapun adapun mengaku sebagai umat beliau. 

Ketiga, watak manusia. Simaklah Alquran Surat Al Ahzab bagian 72 berikut ini:  

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

"Sesungguhnya Kami setelah menawarkan aba-aba kepada langit, adam dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan buat memikul aba-aba itu dan mereka khawatir tak akan melaksanakannya (berat), lampau dipikullah aba-aba itu buat manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh."

Salah satu watak manusia adapun pula menjadi kelemahannya ialah lalai terhadap amanah. Manusia ialah khalifah Allah SWT di sosok adam . Betapa banyak manusia adapun malah merusak lingkungan dan harmoni. Apa-apa adapun dilakukannya ialah mengkhianati terpercaya adapun dititipkan Allah SWT kepadanya.     

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Selengkapnya