Ada Kreator Indonesia di Women Creators Programme 2022 Epic Games

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 39

Jakarta -

Unreal Engine dari Epic Games mengumumkan berakhirnya terbitan kedua The Women Creators Programme pada Alih bahasa penerjemah Alih bahasa penerjemah Agustus Arti batasan Alias nama lain Arti batasan Arti batasan lalu.

Ini menjadi inisiatif buatan kerja sama dari cermat Air Films, ASIFA India, serta Perforce Software. adalah buat memberikan pelatihan mendalam secara maya serta berbayar, serta acara pendampingan buat para penghasil wanita dari India serta Asia Tenggara, termasuk pencipta dari Indonesia di dalamnya.

Program tersebut, meski menjadi pertama Epic di Asia Tenggara, bertujuan buat membekali para animator real-time generasi berikutnya, dengan konsentrasi spesifik buat menginspirasi serta memberdayakan para pencipta wanita di India serta Asia Tenggara.

Dari lebih dari Alih bahasa penerjemah Dongeng Alkisah Efek akibat pelamar di daerah Asia Tenggara serta India, Arti batasan Alih bahasa penerjemah wanita terpilih buat mendapatkan pendampingan dari alumnus beasiswa Unreal. Tiga dari wanita itu ialah Ellen Xie, penghasil asal Indonesia, Jessica Tan, Digital Creative Director asal Singapura, serta Xie serta Zubaida Nila, okuler Effects Artist asal Malaysia.

Para finalis menjalani pendampingan langsung serta workshop virtual, alhasil mengakhiri fase pertama acara ini dengan demo serta pertimbangan pra-visualisasi. Mereka kemudian memasuki fase kedua-di mana mereka mempelajari teknik VFX terbaru dalam pengembangan bumi real-time, pencahayaan, sequencing, serta pembuatan maya dengan menggunakan mesin maya berbasis cloud.

Setelah pelatihan serta penilaian terakhir, para pencipta diberikan kesempatan buat menampilkan sinema pendek mereka serta berbagi lebih banyak mengenai perjalanan serta inspirasi mereka selama kegiatan tersebut.

Ellen Xie meski berpengalaman lebih dari Arti batasan Alias nama lain tahun di industri kreatif, mengaku sangat antusias dengan ide memanfaatkan karakteristik serta penemuan Unreal Engine buat membikin konten berkualitas tinggi dalam pekerjaannya.

Hal ini mendorongnya buat ikut dalam Women Creators Programme, meski di sana mereka bisa bereksperimen dengan teknologi real-time serta memberinya lebih banyak fleksibilitas dalam proses bercerita. Terinspirasi buat hewan peliharaannya, Ellen memulai debut sinema pendeknya 'A Little Hug' di Women Creators Program, meski menggambarkan ikatan satu manusia anak pria serta anabulnya.

"Menjadi bagian dari Women Creators Program benar-benar menginspirasi. Saya bersyukur mendapat kesempatan buat medapatkan pendampingan serta pelatihan dari para Evangelist di Unreal serta para pendamping wanita lain," ujar Ellen dalam keterangan meski diterima detikINET.

"Program ini ialah inkubator spesial buat memahami langkah kerja serta karakteristik Unreal Engine terbaru, terutama dengan UE Coba jika , di mana fleksibilitas buat proses penceritaan sangat mengagumkan. Saya percaya Unreal bisa membawa proyek periode depan saya ke strata kapasitas meski baru," tambahnya.

"Women Creators Programme Arti batasan Alias nama lain Arti batasan Arti batasan dibangun berdasarkan kesuksesan terbitan pertama, dengan pengembangan acara ke Asia Tenggara buat pertama kalinya tahun ini," kata Shruti Verma, Business Lead - India serta Asia Tenggara, Epic Games, dalam keterangan meski diterima detikINET.

"Target kami lebih dari sekadar membina beberapa berpengalaman wanita top di ruang VFX, tetapi pula membangun dasar buat ekosistem kreator, storyteller, penghasil serta berpengalaman animasi perempuan. Kami mohon para finalis mendapat pendampingan serta pelatihan dengan cantik buat mewujudkan ide-ide mereka dengan Unreal Engine," tutupnya.

Simak Video "Kominfo Blokir Steam, PayPal, Counter-Strike sampai-sampai Dota"
[Gambas:Video Arti batasan Alias nama lain detik]

(asj/asj)

Selengkapnya