Amazon Kini Pekerjakan Robot Canggih Baru di Gudang

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 20

Jakarta -

Amazon setelah mengumumkan robot seluler independen pertama mereka adapun buat dipekerjakan buat memindahkan benda-benda besar di seluruh gudangnya, robot ini dinamai Proteus.

Amazon mengatakan robot Proteus dengan kondusif bisa beralih di sekeliling manusia. Hal ini tak seperti beberapa robot masa lalunya adapun dipisahkan dikawasan adapun dikurung.

Proteus mempunyai keamanan, persepsi, dan teknologi navigasi canggih dan ditunjukkan bahwa robot ini menyinari lampu hijau di depan diri mereka sendiri masa mereka bergerak. Saat manusia melangkah ke dalamkawasan sinar hijau itu maka robot berhenti dahulu, lampau melanjutkan kembali setelah manusia setelah dikatakan menjauh.

Melansir dari The Verge, Senin (27/6/2022) Amazon pula setelah mengumumkan beberapa sistem robotik lainnya. Salah satunya disebut Cardinal ialah tangan--bawahhasta robot adapun bisa mengangkat dan memindahkan paket dengan berat sampai-sampai 50 pon. Dengan robot ini Amazon berharap bisa digunakan di depot pada tahun depan.

Amazon mengatakan bahwa sistem visi komputernya memungkinkan robot Cardinal buat mengambil dan mengangkat paket individual, bahkan andaikan paket setelah dikatakan tertumpuk.

Amazon pula memamerkan teknologi adapun memungkinkan karyawan membuang pemindai tangan adapun mereka gunakan buat mencatat barcode. Sebagai gantinya, pekerja berdiri di depan sistem kamera adapun mengenali paket tanpa berhenti buat memindai label.

Tidak banyak detail tentang langkah kerjanya selain beberapa kombinasi pengoperasian mesin dan sistem kamera 120 fps. Efeknya mendekati dengan apa adapun terdapat pada teknologi Just Walk Out, adapun memungkinkan pengguna meninggalkan kios tanpa berhenti di meja kasir.

Seperti adapun sering terjadi pada teknologi robot baru, tentu ada kekuatan masalah tenaga kerja. Maka dari itu Amazon lanjut berikhtiar mencari lebih banyak tenaga kerja manusia dan berkomitmen buat tak memprioritaskan pengembangan robot.

Seorang pemimpin di divisi robotika Amazon secara eksplisit mengatakan bahwa mengganti manusia dengan mesin ialah kekeliruan adapun bisa menyebabkan perusahaan gulung tikar. Namun robot bisa memainkan peran dalam mengatur kecepatan kerja adapun patut dihadapi manusia dengan aman.

Amazon mengklaim seluruh robot terbarunya benar-benar bisa membantu meningkatkan keamanan. Cardinal bisa beroperasi di tempat-tempat di mana pekerja akan mengangkat dan memutar paket berat, sebuah gerakan adapun bisa menyebabkan cedera. Dan Proteus bisa mengurangi kebutuhan manusia buat memindahkan barang berat secara manual.

Amazon pula sedang mengerjakan robot adapun akan mengantarkan kontainer ke pekerja daripada membikin mereka membungkuk alias memanjat buat mencapai barang.

Simak Video "Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon, Brasil Kerahkan Militer"
[Gambas:Video 20detik]

(jsn/fay)

Selengkapnya