Baru Rilis Dua Bulan, Toyota Tarik 2.700 Unit Kendaraan Listrik Karena Roda Mudah Lepas

Baru Rilis Dua Bulan, Toyota Tarik 2.700 Unit Kendaraan Listrik Karena Roda Mudah Lepas

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 21

Suara.com - Toyota Motor Corp segera menarik 2.700 kendaraan listrik (EV) pembuatan massal pertama mereka di pasar mendunia akibat gelindingan becus lepas, padahal baru diluncurkan dua bulan  lalu.

Produsen asal Jepang itu mengajukan penarikan kembali SUV bZ4X ke kementerian transportasi Jepang. Dari 2.700 kendaraan listrik, 2.200 diperuntukkan bagi Eropa, 260 buat Amerika Serikat, 10 buat Kanada dan 110 buat Jepang.

Sementara, Subaru pula menyampaikan menarik sekeliling 2.600 unit Solterra, kendaraan listrik pertamanya yang dikembangkan bersama dengan Toyota, buat dalih yang sama.

Regulator keselamatan Jepang mengatakan tikungan tajam dan pengereman mendadak dapat menyebabkan baut hub kendor, meningkatkan risiko gelindingan terlepas dari kendaraan. Dikatakan tak mengetahui adanya kecelakaan yang disebabkan buat abnormal tersebut.

Baca Juga: The Best 5 Oto: Volkswagen Atasi Langka Chip Semikonduktor, Redwood Materials Daur Ulang Baterai Toyota, Rem Motor Matik

Semua oto yang ditarik di Jepang belum dikirim ke pelanggan karena dimaksudkan untuk test drive dan pajangan, kata ahli bicara pembuat mobil.

"Kami dengan ikhlas meminta maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami. Kami akan memperbaikinya sesegera mungkin, tetapi kami sedang menyelidiki detailnya," kata Toyota dalam keterangan formalsah mereka.

Salah satu manusia ahli bicara Toyota mengatakan tak seluruh cara menjadi sasaran penarikan tetapi menolak buat mengatakan berapa banyak yang telah dibuat secara keseluruhan.

Sementara Subaru menjelaskan, sebagian besar kendaraan buat dealer dan tak ada yang dikirim ke pelanggan di AS.

Penarikan kembali terjadi kurang dari dua candra setelah Toyota, yang relatif terlambat masuk ke pasar EV, meluncurkan SUV listrik, bZ4X, ke pasar domestik, meskipun sebagai pilihan sewa saja.

Baca Juga: Toyota Sepakati Kerja Sama buat Daur Ulang Baterai Kendaraan Listrik

Kritik investor dan badan lingkungan lanjut diarahkan ke Toyota karena tak bertindak layak sigap buat menghapus oto bertenaga bensin dan merangkul EV sebagai gantinya.

Selengkapnya