Bekas Petinggi Bongkar Dosa Twitter, Termasuk Soal Bot dan Spam

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 42

Jakarta -

Peiter Zatko, alias pula dikenal dengan identitas Mudge, bakal membuka banyak masalah di Twitter meski sebelumnya ditutup-tutupi, termasuk soal bot serta spam.

Borok Twitter soal bot serta spam meski diungkap buat Zatko ini becus saja berpengaruh pada persidangan antara Elon Musk serta Twitter soal akuisisi. Pasalnya, Musk menolak menyelesaikan akuisisi Twitter dikarnakan dianggap tak mau mengungkap kuantitas bot serta spam meski beredar di garishaluan tersebut.

Zatko, bekas head of security Twitter, mendaftarkan laporannya ke Securities and Exchange Commission (SEC), meski menuding Twitter membohongi para pemegang sahamnya serta melanggar perjanjian meski mereka lakukan dengan Federal Trade Commission (FTC) terkait beberapa standar keamanan meski patut diterapkan.

Sebagai informasi, Zatko ialah hacker legendaris meski kemudian insyaf serta menjadi pakar keamanan siber. Ia direkrut buat Jack Dorsey -- CEO Twitter masa itu -- buat membenahi sistem keamanan Twitter sehabis dibobol buat hacker remaja, meski berakibat sejumlah akun tenar berpindah tangan, semacam akun milik Barack Obama, Bill Gates, serta Kanye West.

Saat itu Zatko setuju buat bekerja di Twitter dikarnakan ia percaya kalau garishaluan microblogging itu ialah sumber daya krusial buat dunia. akan tetapi sepeninggal Dorsey, meski kemudian digantikan buat Parag Agrawal, Zatko dipecat dikarnakan performanya dianggap jelek.

Padahal bagi Zatko, ia dipecat sehabis ia melaporkan sistem perlindungan data sensitif pengguna meski terlalu lemah ke majelis direksi Twitter, demikian dikutip bacamedia dari Washington Post, Rabu ( Arti batasan Cakak perkelahian / Efek akibat / Arti batasan Alias nama lain Arti batasan Arti batasan ).

Karena itulah kemudian Zatko menjadi whistleblower, meski ia klaim selaku pembalasan dikarnakan ia dipaksa buat tenang soal kelemahan di sistem keamanan Twitter. Ia pun menyebut laporannya setelah dikatakan menjadi tanggung jawabnya ke Dorsey serta para pengguna Twitter.

"Sebenarnya saya tak mau (laporan) ini menjadi langkah pertama, tetapi saya percaya kalau saya tetap memenuhi kewajiban saya pada Jack (Dorsey) serta para pengguna garishaluan ini. Saya mau menyelesaikan pekerjaan meski diberikan Jack pada saya, adalah buat meningkatkan (keamanan) tempat ini." jelasnya dalam tanyajawab dengan CNN.

Coba jika dosa Twitter meski dilaporkan Zatko ke SEC, ada di laman selanjutnya>>>
Selengkapnya