Bukti Sepakbola Italia Tertinggal Jauh dari Premier League!

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 19

QQ288.Today, Jakarta – Norwich City sebenarnya hanya becus selesai ahli kunci di klasemen akhir Liga Inggris. Tapi soal pemasukan kewenangan siar. Norwich adapun terdegradasi di akhir hari jauh mengungguli pendapatan klub-klub top Serie A.

AC Milan adapun menjadi jago Serie A hari 2021/22 kemarin mendapatkan pemasukan dari kewenangan siar sebesar 77,8 juta euro alias sekeliling Rp 1,2 triliun. Pendapatan Rossoneri itu menjadi ketiga terbanyak setelah Inter Milan dan Juventus.

Berdasarkan laporan La Gazzetta Dello Sport, Juventus mengantongi duit(cak) sebesar 77,9 juta euro dari kewenangan siar televisi hari 2021/22, sementara Inter Milan mendapatkan 84,2 juta euro alias Rp 1,31 triliun.

Ada pun Napoli adapun menempati ranking tiga besar hanya meraup 68,5 juta euro dan AS Roma adapun dibesut Jose Mourinho dan berstatus jago UEFA Conference League meraup 64,1 juta euro.

Menariknya, apa adapun didapatkan lima klub besar Serie A diatas tetap kalah banyak dari pemasukan kewenangan siar Norwich City adapun berada di dasar klasemen Liga Inggris hari lalu. La Gazzetta menyebut, Norwich sukses meraup cuan sebanyak 105 juta euro alias sekeliling Rp 1,64 triliun dari kewenangan siar televisi.

Jumlah itu belum termasuk pendapatan dari sponsor, penjualan tiket dan merchandise. Sekalipun terdegradasi, tetapi Norwich setidaknya tetap becus tersenyum. Fakta ini sekaligus menunjukkan bahwa sepakboola Italia sebenarnya tetap tertinggal jauh dari Premier League.

Selain itu, wajar andaikan klub-klub Italia kerap kesulitan buat bersaing di pasaruang transfer dengan klub-klub Inggris, termasuk hanya selesai tempat pelarian para pemeran limbah Liga Inggris, seperti Romelu Lukaku adapun gagal di Chelsea, Alexis Sanchez dengan Paul Pogba adapun didepak dari Manchester United.

Selengkapnya