Bumi Tidak akan Memakan Jasad Para Nabi, Ini Penjelasannya

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 22

Ilustrasikawasan makam Nabi Muhammad SAW. Allah SWT memuliakan raga para rasul sehingga tanah tak akan merusak raga mereka

Foto: Media Center Haji 2017

Allah SWT memuliakan raga para rasul sehingga tanah tak akan merusak raga mereka

pandudita.com JAKARTA – Bumi disebut tak akan menyantap raga para nabi. Hal ini setelah disampaikan Rasulullah ﷺ sebelumnya.

Dikutip dari kitab "Azab dan Nikmat Kubur" karya Syekh Husain bin Audah al-Awaisyah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة، فيه خُلِق آدم عَلَيْهِ السَّلَامُ، وفيه قُبِض، وفيه النفخة، وفيه الصعقة، فأكثروا عليَّ من الصلاة فإن صلاتكم معروضة عليَّ، قال: قالوا يا رسول الله وَكَيفَ تُعرَضُ صلاتُنا عليك وقد أرِمتَ - يقولون بليتَ ـ فقالَ: إنَّ اللَّهَ عزَّ وجلَّ حرَّم علَى الأرض أجساد الأنبياء 

“Sesungguhnya di antara hari-hari kalian yang paling cantik ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam alaihissallam diciptakan, pada hari itu dia diwafatkan, pada hari itu ditiup sangkakala, dan pada hari itu pula seluruh makhluk hidup akan mati.

Karena itu, perbanyaklah membaca shalawat kepadaku dikarnakan bacaan shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.”

Para Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana shalawat kami akan disampaikan kepadamu sedangkan raga anda setelah hancur?”

Rasul menjawab: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla setelah mengharamkan adam buat menyantap raga para Nabi.” (HR Abu Dawud, an-Nasai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban).

Di samping itu, Allah SWT mengutus Malaikat di dalam kubur Nabi Muhammad SAW buat memberitahu orang-orang yang bershalawat kepadanya, dengan menyebutkan nama-nama mereka.

Dari Ammar bin Yasir Radhiyallahu Anhu, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:

إنّ الله أعطى ملكاً من الملائكة أسماع الخلق ، فهو قائم على قبري إلى يوم القيامة ، لا يصلّي عليَّ أحد صلاة إلاّ سمّاه باسمه واسم أبيه ، وقال : يا محمّد صلّى عليك فلان بن فلان

“Sungguh, Allah mengutus Malaikat di dalam kuburku buat memberikan nama-nama makhluk. Karena itu, setiap kali ada manusia yang bershalawat kepadaku tiba hari Kiamat nanti, niscaya Malaikat itu akan menyampaikannya kepadaku (dengan menyebut) namanya dan identitas bapaknya: ‘Ini ialah Fulan putra Fulan, dia setelah bershalawat kepadamu.'" (HR Al-Bazzar)    

Selengkapnya