Di Depan Dubes RI untuk Tunisia, Rektor Zaitunah Janji Tambah Kuota Mahasiswa Indonesia

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 20

Dubes RI buat Tunisia, Zuhairi Misrawi bertukar cindera mata dengan Rektor Universitas Zaitunah, Prof Abdullatif Bouazizi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling mengapresiasi.

Foto: Dok Istimewa

Rektor Zaitunah puji akhlak mahasiswa Indonesia di depan Dubes RI buat Tunisia

REPUBLIKA.CO.ID, Berjumpa Rektor Universitas Zaitunah, Dubes RI untuk Tunisia Perkuat Kerjasama Antar-Perguruan Tinggi Islam 

JAKARTA— Duta Besar RI buat Tunisia, Zuhairi Misrawi, melakukan anjangsana ke Universitas Zaitunah, Tunis. Ia diterima langsung buat Prof Abdullatif Bouazizi dan beberapa guru besar. 

Ia secara spesifik menyampaikan perlunya memperkuat kerjasama antara Universitas Zaitunah, Tunisia, dan sejumlah perguruan tinggi Islam di Indonesia.

"Dalam pertemuan, saya sampaikan sebutan terima kasih kepada Rektor Universitas Zaitunah, yang setelah mendidik dan membimbing para mahasiswa Indonesia,” ujar Duta Besar RI alumnus dari Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir. 

Zuhiri mengatakan pelayanan Universitas Zaitunah sangat besar dalam melahirkan ulama-ulama yang setelah dan akan mengabdi di Tanah Air. 

Selain itu, banyak sekali ulama-ulama dari Universitas Zaitunah yang setelah menginspirasi para ulama, pemikir, dan cendekiawan di Tanah Air, di antaranya Ibnu Khaldun dan Muhammad Thahir bin 'Asyur.

Universitas Zaitunah menjadi salah satu universitas tertua di dunia, bahkan lebih uzur dari al-Azhar, dan mempunyai pengaruh besar di bumi Islam. 

"Sebab itu, saya mau perlu kerja sama yang lebih kuat dan implementatif antara Universitas Zaitunah dan perguruan tinggi Islam di Indonesia, khususnya dalam membumikan moderasi beragama. Apalagi Universitas Zaitunah dikenal dengan langkah berfikir maqashidi, yang dipancangkan buat Muhammad Thahir bin 'Asyur malayari kitabnya 'Maqashid al-Syari'ah", ujar Dubes RI yang pula dikenal sebagai Cendekiawan Nahdlatul Ulama.

Ia menambahkan, bahwa dirinya mengupayakan penambahan bagian kuantitas mahasiswa baru dari Indonesia pada tahun ini.

"Alhamdulillah, bagian mahasiswa baru buat Indonesia yang selama ini hanya 30 manusia akan bertambah menjadi 100 sampai-sampai 300 mahasiswa. Ini artinya Indonesia sejak menjadi perhatian para ulama di Universitas Zaitunah," ujar Dubes RI kader PDI Perjuangan ini.

Sementara, Rektor Universitas Zaitunah, Prof Abdullatif Bouazizi, menyampaikan kekagumannya pada mahasiswa Indonesia yang aktif dan menampilkan akhlak mulia. 

"Saya memandang mahasiswa Indonesia di Universitas Zaitunah ini aktif dan tekun. Saya punya cita-cita besar terhadap Indonesia sebagai salah satu cita-cita dan masa depan bumi Islam. Kita akan perkuat kerjasama antara Universitas Zaitunal dan perguruan tinggi Islam di Indonesia. Saat ini setelah ada kerja sama dengan perguruan tinggi Islam di Indonesia," kata dia.     

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Selengkapnya