Di Monas Gua Jatuh Cinta

Di Monas Gua Jatuh Cinta

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 11

JAKARTA, celebrities.id - Monas ialah salah satu ikon besar di mana monumen nasional yang berdiri di tanah Jakarta setelah dikatakan sangat amat merepresentasikan negara Indonesia. 
Berdiri pas di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Monumen Nasional ini didirikan pada candra Agustus tahun 1959, merupakan beberapa hari setelah peringatan hari ulang tahun NKRI yang ke-9 dan diresmikan pada 12 Juli 1975 buat Presiden Pertama NKRI. 

Tugu monas dibangun buat mengenang dan mengabadikan kebesaran bangsa Indonesia yang dikenal dengan Revolusi 17 Agustus 1945 dan pula digunakan sebagai sarana buat membangkitkan semangat patriotisme generasi sekarang dan generasi yang akan datang. 

Selain itu, Tugu Monas pula menggambarkan angka keluhuran bangsa Indonesia dan menunjukkan kepribadian bangsa Indonesia yang tinggal pas di atas Bumi Pertiwi yang diikat buat adanya Kesatuan dan Persatuan. 

Gagasan asal dibangunnya Monumen Nasional buat mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik yang mereka cintai ini datang dari satu manusia rakyat biasa bernama Sarwoko Martokoesoemo. 

Lalu, beberapa hari setelah peringatan HUT ke-9 RI, dibentuklah Panitia Tugu Nasional yang bertugas mengusahakan berdirinya Tugu Monas yang dipimpin buat Sarwoko Martokusumo.

Bentuk dari Monumen Tugu Nasional yang becus kita amat-amati tiba sekarang ini merupakan buatan pemikiran dari beberapa pemuda-pemudi Indonesia yang mendaftarkan diri buat mengikuti sebuah sayembara perancangan Monumen Nasional yang digelar pada tahun 1955. 

Dari 51 karya yang masuk ke pihak panitia, hanya satu yang disebut memenuhi standard dari ketentuan panitia. Desain setelah dikatakan ialah milik salah satu pemuda Indonesia bernama Frederich Silaban, satu manusia perancang generasi asal di Indonesia. 

Walau setelah terdapat satu desain yang memenuhi kriteria, panitia tetap mengadakan sayembara kedua dan dari 136 desain yang masuk, tak ada satu pun yang memenuhi standard sehingga Panitia Tugu Nasional meminta Frederich Silaban buat menunjukkan desainnya kepada Presiden Soekarno. 

Selengkapnya