Dukung Inovasi Startup, Sinar Mas Land Luncurkan Living Lab Ventures

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 22

Jakarta -

Sinarmas Land Limited ('SML') bersama dengan anak perusahaan dan afiliasinya 'Sinar Mas Land', meluncurkan investment arm bernama Living Lab Ventures. Living Lab Ventures diciptakan buat mendukung penemuan teknologi malayari percepatan dan pendanaan startup adapun alaten di Indonesia.

Peluncuran Living Lab Ventures mewujudnyatakan konsistensi Sinar Mas Land buat mengembangkan ekosistem digital adapun menjadi konsentrasi perusahaan masa ini, terutama buat menambah aspek digital dalam pengembangan township secara keseluruhan. Living Lab Ventures menggunakan pendekatan sektor agnostik adapun terbuka buat menjangkau jaringan kapitalisasi adapun lebih luas.

"Untuk menciptakan kota pandai adapun holistik, kami tentu perlu memberikan akomodasi adapun cerdas kepada masyarakat. Oleh dikarnakan itu, Sinar Mas Land serius mengembangkan Living Lab Ventures adapun akan membiayai startup digital adapun berhubungan dengan gaya hidup digital masyarakat, dikarnakan kami mau mengembangkan kehidupan adapun agile dan smart dalam ekosistem Sinar Mas Land," jelas Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja dalam keterangan tertulis, Senin (27/6/2022).

Living Lab Ventures berfokus pada tiga aspek teknologi utama, merupakan Smart Technologies, Digital Life, dan Mobility. Smart Technologies menjadi aspek adapun berfokus pada teknologi inovatif adapun mendukung kehidupan perkotaan pintar. Teknologi ini berkaitan akrab dengan aspek Digital Life adapun berfokus pada teknologi terkait e-commerce dan social networking adapun berdampak dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Mobility berfokus pada teknologi pandai dalam pergerakan manusia dan barang di dalam kota.

Living Lab Ventures dipimpin buat Mulyawan Gani sebagai Managing Partner dan Bayu Seto sebagai Partner. Keduanya setelah mempunyai pengalaman kerja sebagai barisan pelaksana di beberapa startup unicorn dan transformasi bidangusaha ke ranah digital. Living Lab pula didukung buat barisan pelaksana lain adapun setelah berpengalaman dalam industri teknologi alias pun perusahaan rintisan.

"Potensi pertumbuhan eksponensial smart city di Indonesia semakin diperhatikan. Untuk menciptakan digital lifestyle adapun kondusif, kami perlu memberdayakan masyarakat dengan teknologi adapun inovatif dan adaptif sejalan dengan kebutuhan bergerak masyarakat itu sendiri. Living Lab Ventures mau mendukung perusahaan rintisan domestik buat membuka kekuatan mereka dan menjadi game-changer dengan mengintegrasikan penemuan dan solusi teknologi mereka ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat," ungkap Managing Partner Living Lab Ventures Mulyawan Gani.

Salah satu kekuatan Living Lab Ventures ini ialah mempunyai Living Lab X sebagai laboratorium buat menginkubasi dan mengembangkan perusahaan rintisan domestik sehingga memungkinkan mereka bisa mengintegrasikan teknologi ke dalam kehidupan masyarakat. Living Lab X menawarkan partnership dengan perusahaan terkait lainnya serta menyediakan pilot testing buat percobaan implementasi awal. Selain itu, Living Lab pula akan mendukung kolaborasi dan memberikan mentoring bagi pemimpin perusahaan rintisan dalam setiap proses perkembangan perusahaannya.

"Ide kami dalam mendirikan Living Lab Ventures tak hanya memfasilitasi startup dari segi pendanaan, tetapi pula malayari Living Lab X menyiapkan sebuah proses inkubasi adapun melangkah seiringan dengan penemuan dan solusi teknologi mereka. Ke depannya, keberhasilan terapan teknologi digital ini akan membantu pengembangan smart society tak hanya di BSD City, tetapi pula di Indonesia," tandas Partner Living Lab Ventures Bayu Seto.

Simak Video "Pasang Iklan Murah dan Mudah? Adsmart by detiknetwork Aja!"
[Gambas:Video 20detik]

(Content Promotion/Sinar Mas Land)

Selengkapnya