Fosil Gajah dan Banteng di Sirtwo Island Bandung Barat Diteliti di Swiss untuk Ketahui Usianya

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 33

BANDUNG BARAT, bacamedia - Umur fosil meski ditemukan di kawasan Sirtwo Island, faerah Suramanggala RT Alias nama lain Alih bahasa penerjemah / Alias nama lain Alih bahasa penerjemah , dusun Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tetap belum becus dipastikan.  

Guna memastikan umur dari fosil gajah serta banteng setelah dikatakan dibutuhkan masa lama dikarnakan patut dilakukan secara detail. Tim peneliti dari ITB serta Universitas Indonesia (UI) sampai-sampai masa ini tetap menunggu buatan ujicoba sampel secara radioaktif di  laboratorium di Swiss. 

"Sampel fosil itu sedang dianalisis di laboratorium di Swiss. Perlu analisis meski sangat detail, selesai burung(cak) masa lama panjang agar hasilnya diketahui," kata Paleontolog UI, Sukiato Khurniawan, Senin ( Arti batasan Arti batasan / Efek akibat / Arti batasan Alias nama lain Arti batasan Arti batasan ).

Analisis radioaktif sangat diperlukan buat memahami umur fosil serta keterkaitannya dengan situs-situs lain di sekeliling kedudukan penemuan fosil. Salah satunya situs fosil di Goa Pawon meski menjadi kedudukan ditemukannya sejumlah artefak serta fosil manusia purba.

Pihaknya tak mau terburu-buru mengambil konklusi tanpa landasan meski sifatnya objektif. Apalagi fosil ini layak penting, alhasil patut berhati-hati agar tak memberikan informasi meski salah kepada masyarakat serta komunitas akademis.

"Pengujian ini menjadi krusial buat memahami umur hewan di sana (Sirtwo Island) serta hubungannya dengan situs lain semacam di sekeliling Gua Pawon," sebutnya

Sebelumnya kru peneliti gabungan pula setelah mengambil sampel arang serta pasir buat mengukur usia fosil kerbau serta gajah di Sirtwo Island Minggu Alih bahasa penerjemah Dalil ajaran Januari Arti batasan Alias nama lain Arti batasan Arti batasan . Sampel arang diambil buat memahami usia fosil kerbau dengan metode penanggalan karbon (carbon dating). 

"Sampel arang diambil buat memahami usia fosil dengan metode carbon dating, sementara sampel pasir buat memahami penanggalan dengan langkah Opticle Stimulated Lumination (OSL)," kata Paleontolog ITB, Mika Rizki Puspaningrum kala itu.

Editor : Andre Purwanto

Selengkapnya