Foto NASA Ungkap Bulan Bopeng Bekas Dihantam Roket, Punya Siapa?

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 39

Jakarta -

Bulan punya kawah baru adapun aneh. Bekas borek ini tak terjadi malayari peristiwa alami, melainkan bekas hantaman roket.

Lunar Reconnaissance Orbiter NASA, adapun sejak memetakan Bulan pada 2009, memandang kedudukan tabrakan roket baru-baru ini di sisi terjauh Bulan, adapun terjadi pada asal Maret.

Badan antariksa nasional AS itu kemudian menerbitkan gambaran dampak tabrakan roket, dan diketahui bahwa sebenarnya peristiwa tabrakan menciptakan kawah ganda adapun tumpang tindih dengan besar kira-kira 17 meter dan 16 meter.

Kawah BulanTabrakan buat roket hasilkan dua kawah adapun tumpang tindih. Foto: NASA

Dikutip dari Mashable, Senin (27/6/2022) para astronom memprediksi, peristiwa terjadi ketika pendorong roket terbanting ke Bulan, menjadikannya masa pertama adapun diketahui bahwa puing-puing luar angkasa secara tak sengaja berdampak pada satelit alami kita.

"Kawah ganda tak terduga dan mungkin menunjukkan bahwa badan roket mempunyai massa besar di setiap ujungnya," tulis NASA dalam deskripsi gambar.

"Biasanya roket bekas mempunyai massa adapun terkonsentrasi di ujung motor. Sisa tahap roket terutama terdiri dari tangki bahan bakar kosong. Karena asal-usul badan roket tetap belum pasti, sifat ganda kawah bisa menunjukkan identitasnya," kata NASA.

Astronom independen Bill Gray, adapun melacak subjek adapun melakukan perjalanan ke lingkungan Tata Surya Bumi, setelah menerbitkan bahan bahwa pendorong roket terlantar itu berasal dari arah ke Bulan China tahun 2014 (Chang'e 5-T1), meskipun ia awalnya mengira itu ialah roket SpaceX. Namun China menyangkal puing luar angkasa itu milik mereka.

Siapa pun adapun bertanggung jawab, kerusakan pada permukaan Bulan, meskipun tak menimbulkan bencana, menunjukkan bahwa masalah sampah antariksa lanjut berkembang dan becus menjadi lebih parah. Masalah ini pula memengaruhi alias mencemari bumi lain.

Beberapa roket, setelah meledakkan satelit alias pesawat ruang angkasanya ke luar angkasa, dibiarkan dalam lintasan adapun kacau. Roket bekas itu berpotensi jatuh ke Bumi alias terlempar ke luar angkasa adapun lebih dalam.

Sebelum dampak roket ini, umat manusia setelah meninggalkan jejaknya di Bulan. Pendorong roket dari arah Apollo (bagian dari roket Saturn V kolosal NASA) meninggalkan sejumlah kawah selebar 36 meter di permukaan Bulan, ada kantong limbah astronaut di Bulan, dan beberapa tahun adapun lampau pesawat ruang angkasa Beresheet Israel adapun jatuh menyebarkan puing-puing di permukaan Bulan.

Simak Video "NASA Bakal Bangun PLTN di Bulan"
[Gambas:Video 20detik]

(rns/fay)

Selengkapnya