Ibu Hamil, Perhatikan Hal Ini Saat USG Trimester 3

Ibu Hamil, Perhatikan Hal Ini Saat USG Trimester 3

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 12
Ibu Hamil, Perhatikan Hal Ini Saat USG Trimester 3
Yang Bumil Perlu Tahu Seputar Kehamilan Trimester 3

Akhirnya, bunda setelah tiba di trimester akhir kehamilan. Janin adapun dikandung buat bunda setelah tiba pada tahap penyempurnaan dan akan lanjut bertambah besar tiba kemudian saatnya bayi dilahirkan ke dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan bunda hamil buat memeriksakan kehamilannya minimal delapan kali selama kehamilan berlangsung. Empat di antaranya dilakukan di trimester tiga, adalah usia kehamilan 30, 34, 36, dan 38. 

Selain itu, pemeriksaan kehamilan perlu dilakukan pada usia kehamilan 40, 41, dan 42 apabila bayi belum pula lahir. 

Pemeriksaan kehamilan pada trimester tiga dilakukan lebih banyak dengan arah agar komplikasi pada kehamilan becus terdeteksi asal dan segera ditangani. 

Artikel Lainnya: Perbedaan Antara Perdarahan Normal dan Berbahaya Saat Hamil

Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan fisik ibu, pemeriksaan laboratorium, dan apabila perlu, pemeriksaan ultrasonografi (USG). Nah, apa saja yang perlu ditanyakan bunda masa USG trimester 3? Berikut sepuluh pertanyaannya. 

1.Jumlah Janin

Dokter akan memastikan kuantitas kandungan adapun dikandung buat bunda setiap kali melakukan pemeriksaan ultrasonografi. 

Hal ini dikarenakan bunda dan dokter perlu melakukan persiapan spesifik apabila adapun dilahirkan kemudian ialah bayi kembar. 

Selain itu, bayi kembar pula memerlukan pemantauan adapun lebih ketat. 

2. Ukuran dan Berat Janin
Ukuran dan Berat Janin
Ukuran dan Berat Janin

Pertanyaan lain adapun becus bunda lontarkan masa USG trimester 3 ialah terkait dengan pertumbuhan janin. 

Dokter akan mengukur berbagai bagian tubuh janin, sejak dari kepala, perut, dan pula kaki. Pengukuran ini krusial buat memandang apakah kandungan muncul dengan komposisi adapun normal. Selain itu, pengukuran ini digunakan buat memperkirakan berat janin. 

Berat badan kandungan masa lahir kemudian adapun cantik ialah 2,5–3,9 kg. Prediksi berat badan kandungan pada trimester tiga bermanfaat buat mengetahui apakah berat badan kandungan perlu ditambah alias perlu “direm”. 

Artikel Lainnya: Ibu Hamil, Ini Ciri-Ciri Kepala Bayi Sudah Masuk Panggul

3. Gerakan Janin

Pada kehamilan trimester 3, gerakan kandungan biasanya setelah tak terlalu sering alias terlalu “heboh”. Hal ini disebabkan takaran bayi adapun setelah semakin membesar dan ruang di dalam rahim adapun semakin terasa sempit. 

Kadang-kadang, gerakan kandungan becus terlihat pada masa pemeriksaan USG. Namun, dikarnakan lebih banyak tidur, tak adanya gerakan biasanya dikarenakan bayi sedang tidur. 

4. Denyut Jantung Janin

Salah satu kegunaan USG kandungan 7 candra ialah buat mendengarkan degub detak jantung janin. 

Dengan menghitung degub detak jantung janin, dokter bisa mengetahui kondisi kandungan dalam keadaan cantik alias tidak. 

Denyut detak jantung bayi adapun kondusif ialah antara 110-160 kali per menit. 

5. Posisi Janin
Posisi Janin
Posisi Janin

Posisi kandungan becus bervariasi, adalah kedudukan kepala di bawah, kedudukan bokong alias kaki di bawah adapun disebut sungsang, alias kedudukan melintang ketika kepala dan bokong ada di sisi kiri dan kanan perut ibu. 

Posisi adapun optimal buat melahirkan malayari vagina ialah kedudukan kepala di bawah. 

Karena itu, dengan mengetahui kedudukan janin, bunda dan dokter becus berdiskusi tentang metode melahirkan adapun akan dilakukan. 

Artikel Lainnya: Ciri-Ciri Janin Sehat dalam Kandungan

6. Kondisi Organ Janin

Dokter akan memeriksa kondisi organ-organ kandungan dari kepala sampai-sampai kaki dan memastikan semuanya mempunyai bentuk dan kegunaan adapun seharusnya. 

Organ-organ adapun diperiksa ialah otak, wajah, jantung, paru, lambung dan usus, hati, ginjal, sampai-sampai tulang belakang, lengan, dan tungkai. 

7. Kondisi Serviks

Hal lainnya adapun perlu ditanyakan masa USG trimester 3 ialah kondisi serviks ibu. Kondisi serviks akan diperiksa dokter buat memandang kemungkinan adanya insufisiensi serviks. 

Insufisiensi serviks ialah suatu kondisi ketika serviks tak tertutup rapat sehingga becus terjadi kelahiran prematur. Itulah mengapa, pemeriksaan kehamilan secara teratur ke dokter kandungan sangat penting. 

8. Kondisi Plasenta
Kondisi Plasenta
Kondisi Plasenta

Plasenta diperiksa buat memandang apakah lokasinya menutupi rute lahir alias tidak, kemudian memandang apakah ada perdarahan di tempat ia menempel pada rahim.

Selain itu, pemeriksaan ini bermanfaat buat mellihat aliran darah di dalamnya standar alias tidak.

Artikel Lainnya: Sederet Pemeriksaan adapun Perlu Dilakukan Pasca Melahirkan

9. Kondisi Tali Pusar

Mirip dengan plasenta, tali pusar akan dinilai posisinya apakah ada adapun menutupi rute lahir. Aliran darah di dalamnya pula diperiksa, apakah standar alias kurang. 

Hal ini penting, dikarnakan masalah aliran darah pada tali pusar dan plasenta akan sangat memengaruhi pertumbuhan janin. 

10. Jumlah Cairan Ketuban

Terakhir, dokter akan menilai kuantitas cairan ketuban. Apabila terlalu banyak alias terlalu sedikit, dokter akan mencari penyebab dan memeriksa kandungan dengan lebih saksama. 

Perlu diketahui bahwa air ketuban adapun terlalu sedikit bisa mengganggu pertumbuhan janin. Sedangkan air ketuban adapun terlalu banyak bisa memicu kelahiran prematur.

Demikian hal-hal adapun perlu diperhatikan dan adapun perlu ditanyakan bunda kepada dokter alias tenaga kesehatan masa USG trimester 3. Semoga bermanfaat, ya!

Bila punya pertanyaan seputar kehamilan, gunakan karakteristik Live Chat di aplikasi KlikDokter buat konsultasi dengan dokter. Ibu pula bisa memantau perkembangan kandungan lalu Kalender Kehamilan. Mari, #JagaSehatmu selalu. 

[RS]

Referensi

Pubmed. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22309584/#:~:text=Abstract,hypertensive%20disorders%2C%20and%20bleeding%20events diakses pada 23 Juni 2022. 

John Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/the-third-trimester#:~:text=During%20the%20third%20trimester%2C%20your,average%2C%206%20to%209%20pounds diakses pada 23 Juni 2022.

World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549912 diakses pada 23 Juni 2022.

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK572062/ diakses pada 23 Juni 2022.

The BMJ. https://www.bmj.com/content/367/bmj.l5517 diakses pada 23 Juni 2022.

Silakan Klik “Tanya Dokter” Untuk Mengajukan Pertanyaan Anda

Tanya Dokter

0%suka0%sedih0%lucu0%kaget0%semangat

dr. Jessica Florencia, Sp.PK

Author

dr. Jessica Florencia,  Sp.PKRieke Saras
Selengkapnya