Indonesia akan Akomodir Semua Negara di Piala Dunia U-20 2023, Termasuk Israel 

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 25

Foto aerial Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang diperuntukkan buat venue Piala Dunia U-20 2023 di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/3/2022). Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) menjadi salah satu stadion yang menjadi tuan tempat tinggal penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada candra Mei 2023 bersama lima stadion lainnya merupakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar Bali).

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi

PSSI tak mau mencampurkan kegiatan ketatanegaraangarishaluan dengan sepak bola.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umun PSSI Mochamad Iriawan tak mau mencampurkan kegiatan ketatanegaraangarishaluan dengan sepak balbohlam--duniaglobe--kakisepakbola--keranjangbasket--lampubohlam dalam gelaran Piala Dunia U-20 2023 mendatang. FIFA secara formalsah setelah mengumumkan agenda kick off Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia sejak 30 Mei - 11 Juni 2023. 

Sejauh ini, baru empat negara yang setelah memastikan tempat di putaran final, merupakan Italia, Inggris, Prancis dan Indonesia sebagai tuan rumah. Di sisi lain, Israel yang kini menjadi runner-up Grup B Piala Eropa U-19 2022 berpotensi terlepas ke putaran selesai andaikan bisa mempertahankan posisinya. 

Mengenai kemungkinan tersebut, Iriawan menegaskan seluruh negara becus datang ke Indonesia buat main di Piala Dunia U-20 2023, selama mereka terlepas sesuai adat yang ada ke putaran final, itu beraksi buat seluruh negara termasuk Israel. Ia mengungkapkan keadaan ini setelah diantisipasi jauh-jauh hari. 

"Soal Israel, saya rasa setelah ada tanda tangan agreement dengan pemerintah tahun lalu, siapapun yang ikut becus datang," kata Iriawan di Jakarta, Jumat (24/6/2022). "Ini sepakbola, selesai nggak ada masalah. Israel tetap akan kami akomodir. Itu terakhir kami rapat dengan pemerintah pada tahun lampau berkaitan Israel," ujarnya. 

Senada dengan itu, Menpora Zainudin Amali mengatakan pemerintah tak mempermasalahkan keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 2023. Menurut Zainudin sport sebaiknya tak dikaitkan dengan kegiatan ketatanegaraangarishaluan dan sebagai tuan rumah, Indonesia patut memberikan tanggungan keamanan kepada seluruh peserta. 

"Olahraga tak ada kegiatan dengan politik. Itu FIFA setelah menyampaikan siapa yang terlepas patut becus main," kata Amali kepada fisik media, Kamis (23/6/2022). "Pihak keamanan kita setelah becus mengamankan, enggak ada keadaan yang perlu dikhawatirkan," tambahnya. 

Amali mengungkapkan, kewenangan ini setelah pernah dibahas pada 2019 ketika semestinya Piala Dunia U-20 berlangsung pada 2021. Namun, ajang setelah dikatakan ditunda ke 2023 dikarnakan Covid-19. Bagaimana pun, pemerintah tetap berpegang kepada keputusan yang sama, negara mana pun yang terlepas ke putaran selesai Piala Dunia U-20 2023 dipastikan becus bertanding, termasuk Timnas Israel. 

"Ya dia tetap becus datang bermain dan itu setelah kami bahas dari 2019, seluruh negara yang terlepas menjadi peserta kami akan persilakan bermain," kata dia.

Selengkapnya