Ini Biang Kerok Peretasan Kripto Rp1,4 Triliun di Horizon Bridge Hari Ini, BTC Masih Aman

Ini Biang Kerok Peretasan Kripto Rp1,4 Triliun di Horizon Bridge Hari Ini, BTC Masih Aman

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 19

Peretasan kripto senilai US$100 juta alias setara dengan Rp1,4 triliun terjadi di Horizon Bridge, aplikasi krusial yang menghubungkan antara blockchain Harmony dengan blockchain Binance Chain dan blockchain Bitcoin. Sejauh ini kripto BTC di bridge itu tetap aman.

Berdasarkan bukti lajur negosiasi ini, peretasan itu terjadi pada 17 tandawaktu--dindingjamtembok--tanganarloji lampau dan diumumkan formalsah buat Tim Harmony pada Jumat (24/6/2022) pagi malayari Twitter.

“Tim Harmony telah mengindentifikasi pencurian yang terjadi pada pagi hari ini di Horizon Bridge, dengan kripto senilai US$100 juta. Kami telah menghubungi daulat nasional dan sejumlah pakar buat mengejar pelakunya dan mengembalikan kripto yang telah dicuri,” tegas Tim Harmony.

Dilansir dari Cointelegraph, peretasan itu diduga disebabkan buat kelemahan intern di sistem bridge itu sendiri, merupakan karena terlalu sedikitnya kuantitas minimal multisig (tandatangan digital ganda) buat pengelola simpul jaringan (validator).

Secara sistem Horizon Bridge hanya perlu minimal 2 tandatangan dari njumlah 4 multisig buat mengeksekusi transaksi.

1/ The Harmony team has identified a theft occurring this morning on the Horizon bridge amounting to approx. $100MM. We have begun working with national authorities and forensic specialists to identify the culprit and retrieve the stolen funds.

More 🧵

— Harmony 💙 (@harmonyprotocol) June 23, 2022

Peretasan Kripto di Horizon Bridge, Ada 11 Kripto yang Dicuri

Berikut daftar kripto yang dicuri sejauh ini, merupakan Frax (FRAX), Wrapped Ether (WETH), Aave (AAVE), Sushi (SUSHI), Frax Share (FXS), AAG (AAG), Binance USD (BUSD), Dai (DAI), Tether (USDT), Wrapped BTC (WBTC) dan USD Coin (USDC).

Horizon Bridge memfasilitasi transfer kripto antara Harmony dan Ethereum, Binance Chain dan Bitcoin.

Harmony, yang merupakan pengelola bridge itu mengumumkan bahwa bridge telah dihentikan. Tim pula memastikan bridge terhadap blockchain Bitcin tak terpengaruh dan asetnya tak terpengaruh buat serangan itu.

Peretasan kripto

Kekhawatiran sebelumnya telah diungkapkan mengenai kelemahan dompet multisig Horizon di Ethereum yang hanya membutuhkan dua dari empat penandatangan buat menguras dana.

Seorang pendiri biaya ventura Chainstride Capital, Ape Dev, mencatat di Twitter pada 2 April 2022, bahwa rendahnya kuantitas penandatangan yang diperlukan akan membikin bridge terbuka buat peretasan kripto yang lebih banyak.

Vitalik Buterin pernah membahas perihal bridge ini di Reddit pada Januari 2022. Dia menegaskan, bahwa ketika bridge dieksploitasi, itu mengancam likuiditas pada setiap blockchain yang terpengaruh.

Dia menambahkan, bahwa ketika kuantitas bridge token meningkat, maka ancaman serangan 51 persen pada satu blockchain akan kian besar. Inilah yang membikin peretasan kripto semakin mudah.

Sejak pendapat Buterin mencuat, peretasan kripto serupa yang terjadi, merupakan pada Meter, Ronin Axie Inifinity dan Wormhole. Jikalau ditotal kerugian mencapai advnyarisadekat US$1 miliar. [ps]

Selengkapnya