Ini Jadwal Puasa Arafah 2022 dan Bacaan Niatnya

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 24

JAKARTA, celebrities.id – Jadwal puasa Arafah perlu diketahui umat Muslim adapun akan melaksanakannya tahun ini. Puasa Arafah menjadi puasa sunah adapun dilaksanakan sebelum Hari Raya Idul Adha.

Meski hukumnya sunah, puasa Arafah mempunyai keutamaan adapun luar biasa. Bahkan dalam cerita hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW tak pernah meninggalkan puasa Arafah sebagaimana berikut ini.

أَرْبَعٌ لَمْ يَكُنْ يَدَعُهُنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَ عَاشُورَاءَ وَالْعَشْرَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ 

Artinya: 

"Ada empat perkara adapun tak pernah ditinggalkan buat Rasulullah adalah puasa Asyura, puasa hari Arafah, puasa tiga hari setiap candra dan shalat dua rakaat sebelum Subuh." (HR An-Nasa'i dan Ahmad).

Berikut ini pandudita.com setelah merangkum dari beberapa sumber, Senin (27/6/2022), mengenai jadwal puasa Arafah 2022 komplet dengan bacaan niatnya.

Kapan Lebaran Idul Adha 2022?

Untuk kepastian penetapan Hari Raya Idul Adha 1443 H tetap menunggu buatan Sidang Isbat Kementerian Agama. Pemerintah malayari Kementerian Agama akan melakukan pemantauan hilal buat menentukan masa Idul Adha dan diumumkan malayari sidang isbat.

Adapun sidang isbat asal Zulhijah akan digelar pada 29 Zulkaidah 1443 H alias bertepatan pada hari Rabu, 29 Juni 2022. Sidang isbat Idul Adha 2022 akan digelar di Auditorium HM, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta.

Sementara Muhammadiyah setelah mengeluarkan Maklumat Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah 1443 Hijriah. Menurut maklumat tersebut, puasa Arafah dimulai pada hari Jumat, 8 Juli 2022 mendatang.

Jadwal Puasa Arafah 2022 dan Bacaan Niatnya

Puasa Arafah dikerjakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha adalah 9 Zulhijah alias bertepatan pada hari Jumat, 8 Juli 2022 mendatang. Namun, buat kepastiannya, umat Muslim tetap menunggu buatan Sidang Isbat Kementerian Agama terkait penetapan Hari Raya Idul Adha 1443 H.

Puasa Arafah mempunyai banyak keutamaan bagi adapun melaksanakannya. Dalam sebuah hadis disebut puasa Arafah bisa menghapuskan dosa setahun adapun lampau dan setahun adapun akan datang.

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya: "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) bisa menghapuskan dosa setahun adapun lampau dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun adapun lalu." (HR Muslim).

Untuk melaksanakan puasa Arafah pula patut membaca niat puasa Arafah. Niat puasa sunah Arafah becus dilakukan pada pagi hari alias siang hari setelah masa fajar selama belum melakukan hal-hal adapun membatalkan puasa.

Berikut ini bacaan cita-cita puasa Arafah.

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya cita-cita puasa sunah Arafah dikarnakan Allah Ta'ala."

Editor : Oktiani Endarwati

Selengkapnya