Ini Mobil Mewah yang Bakal Dilarang Memakai Pertalite

Sedang Trending 9 bulan yang lalu 36

momobil.id – Pemerintah sejak membatasi penggunaan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) di Indonesia pada 1 Juli 2022. Bahan bakar seperti Pertalite dan Solar akan diatur ketat penggunaannya agar pas sasaran. Konsumen adapun akan membeli Pertalite dan Solar patut mendaftarkan diri di situs MyPertamina terlebih dahulu. Dengan adanya pembatasan ini, sebagian oto mewah nantinya akan dilarang memakai Pertalite.

Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Saleh Abdurrahman mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian terhadap kendaraan dan oto mewah adapun akan dilarang memakai Pertalite. Pihak BPH Migas sedang melakukan kajian terhadap kendaraan dengan mesin berkapasitas 2.000 cc ke atas. Namun, kajian setelah dikatakan belum becus diputuskan.

“Jadi kalau buat oto mewah adapun dalam kajian itu adapun 2.000 cc ke atas, tapi ini belum diputuskan ya,” ujar Saleh dilansir dari Kompas.com.

Kajian adapun dibuat buat BPH Migas membikin berbagai pertanyaan dari publik mencuat. Jika penggunaan JBKP hanya dibatasi dengan kapasitas mesin, oto mewah masa ini setelah menggunakan mesin di bawah 2.000 cc menggunakan turbo. Apabila dibatasi dengan kompresi mesin, rata-rata oto baru tak direkomendasikan menggunakan bahan bakar Pertalite.

Baca Juga: Begini Cara Membeli Pertalite – Solar Lewat MyPertamina

Mobil adapun Bakal Dilarang

Jika nantinya Pertalite dilarang buat oto 2.000 cc ke atas, maka berikut daftar oto adapun dilarang menggunakan Pertalite.

Toyota

All New Voxy – 2.0 L Alphard – 2.5 L dan 3.5 L Vellfire – 2.5 L Venturer – 2.4 L Kijang Innova – 2.4 L New Camry – 2.5 L New Camry Hybrid – 2.5 L Land Cruiser 300 – 3.3 L New Fortuner – 2.4 L dan 2.8 L

Honda

Civic Type R – 2.0 L New CR-V – 2.0 L

Mitsubishi

New Pajero Sport – 2.4 L Outlander PHEV – 2.4 L

Hyundai

Santa Fe – 2.5 L Palisade – 2.2 L Staria – 2.2 L Pembatasan Penggunaan Pertalite

Per tanggal 1 Juli 2022, Pemerintah akan membatasi penggunaan Pertalite. Bagi adapun mau membeli Pertalite alias Solar, maka masyarakat perlu melakukan pendaftaran ke website MyPertamina alias lalu aplikasi MyPertamina. Tujuan dari pendaftaran pembeli Pertalite dan Solar subsidi ialah buat menentukan siapa adapun berhak menerima BBM JBKP tersebut. Hal ini dilakukan agar penggunaan BBM pas sasaran. Nantinya, pengguna adapun terdaftar dalam website dan aplikasi MyPertamina akan mendapatkan QR code. Kode ini menunjukan bahwa data masyarakat pendaftar cocok dan berhak membeli Pertalite dan Solar di SPBU.

Selengkapnya