Inilah Bukti-Bukti Jejak Kehadiran Malaikat di Sekeliling Manusia

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 21

Sesungguhnya akal sehat tak akan mengingkari bentuk malaikat.

pandudita.com JAKARTA -- Sesungguhnya akal sehat tak akan mengingkari wujud malaikat dan tak akan menafikannya. Sebab akal tak akan mengingkari alias menafikan dua keadaan adapun saling bertentangan.

Seperti dua keadaan adapun dikatakan ada dan tak ada dalam masa adapun bersamaan, alias dua keadaan adapun kontradiktif seperti ada gelap dan terang secara bersamaan. Sedangkan beriman kepada malaikat sama sekali tak demikian.

Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi dalam kitab Minhajul Muslim menjelaskan, para malaikat mempunyai banyak bekas, tanda, dan jejak adapun memastikan bentuk mereka dan menegaskannya.

Misalnya, sampainya wahyu Allah kepada para Nabi dan para Rasul menjadi tanda dan jejak adanya bentuk malaikat. Kebanyakan wahyu itu tiba kepada mereka malayari Ruhul Amin, merupakan malaikat Jibril. Ini ialah bekas alias tanda adapun sangat jelas tak bisa diingkari. Ini membuktikan dan menegaskan adanya malaikat.

Contoh selanjutnya ialah kematian manusia karena ruhnya dicabut. Hal ini menjadi tanda adapun sangat jelas membuktikan keberadaan malaikat maut dan para pembantunya sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Surah As-Sajdah bagian 11, "Qul yatawafakum malakul-mautilladzi wukkila bikum,". Yang artinya, "Katakanlah, 'Malaikat maut adapun diserahi buat (mencabut nyawa) dan mematikan kamu,".

Adapun bentuk lain dari nyatanya jejak alias bentuk malaikat ialah terjaganya manusia dari gangguan dan kejahatan hantu dan setan sepanjang hidupnya. Padahal manusia hidup di sekeliling mereka dan mereka bisa melihatnya, tetapi manusia tak bisa melihat.

Jin dan setan tak bisa menyakiti dan mengganggu manusia, sedangkan manusia tak bisa menyakiti alias mengganggu mereka alias menolak kejahatan mereka. Itu seluruh menjadi bahan akan adanya malaikat penjaga manusia.

Sebagaimana firman Allah dalam Surah Ar-Ra'd bagian 11, "Lahu mu'aqqibatun min baini yadaihi wa min khalfihi yahfazhunahu min amrillah,". Yang artinya, "Bagi manusia ada malaikat-malaikat adapun selalu mengikutinya bergiliran, di sosok dan di belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah,".

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Selengkapnya