Jamaah Haji Diminta Bayar Dam Lewat Bank Resmi Arab Saudi

Jamaah Haji Diminta Bayar Dam Lewat Bank Resmi Arab Saudi

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 8

Suara.com - Jamaah haji Indonesia diminta bayar dam tau denda berupa menyembelih hewan malayari bank alias lembaga yang langsung ditunjuk pemerintah Arab Saudi. Pembayaran dam malayari bank setelah dikatakan sesuai adat yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Jamaah haji membayar dam karena melakukan ibadah haji tamattu adalah jamaah melakukan umrah dulu, baru berhaji.

"Pemerintah mengimbau membayar dam malayari bank demi kenyamanan dan keselamatan jamaah," kata
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Mekkah Ansor di Mekkah, Kamis.

Pemerintah Saudi malayari Perusahaan Motawif Jemaah Haji Asia Tenggara (Motowifs Pilgrims For South East Asian Countries Company) pula telah mengeluarkan surat petunjuk tentang Dam dan Kurban Tahun 1443H.

Baca Juga: Jamaah Haji Aceh Bergerak ke Mekkah, Sudah Ibadah Arbain Hingga Ziarah Makam Rasulullah

Surat ditujukan kepada Perwakilan Misi Haji Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand.

Jamaah dapat membayar dam malayari saluran pembayaran yang telah ditentukan pemerintah Arab Saudi, adalah Bank Pembangunan Islam (IsDB), Bank Al Rajhi, Pos Saudi, dan Situs (ADAHI).

Lembaga formal yang ditentukan setelah dikatakan akan bertanggung balas penuh atas penyelenggaraan dam bagi jamaah haji Indonesia.

Rata-rata tarif dam yang dikenakan buat bank alias lembaga formalsah mencapai kurang lebih 800 Saudi Riyal (SAR).

Hasil penyembelihan hewan dari pembayaran dam setelah dikatakan akan didistribusikan ke negara-negara miskin.

Baca Juga: Jamaah Calon Haji Embarkasi Solo Meninggal Dunia di Arab Saudi karena Cardiovascular Desease

"Nanti di Saudi ini dikemas dalam bentuk kalengan dikirim ke negara-negara miskin. Itu selama ini yang beraksi lalu bank tadi," katanya.

Selengkapnya