Kemenag: Hindari Bermain Isu SARA dalam Promosi Produk

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 40

Kemenag ingatkan batas etik dan hindari SARA masa mempromosikan produk

pandudita.com JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat buat menghnidari promosi produknya dengan hal-hal berbau SARA (Suku, Ras, Agama, dan Antargolongan). Hal itu disampaikan Sekretaris Ditjen Bimas Islam (Sesditjen) Kemenag M. Fuad Nasar.

“Penting memahami batas-batas etik dalam marketing communication di bumi bisnis. Siapa pun, dalam keadaan apa pun, agar menghindari bermain dengan gosip SARA dikarnakan reaksi publik yang ditimbulkan setelah bisa diduga sebelumnya,” kata Fuad di Jakarta, Jumat (24/6/2022).

Fuad mengatakan dari perspektif komunikasi bidangusaha belum tentu ketika promosi suatu barang menjadi gosip kontroversial akan berdampak positif. Justru, kata dia, keadaan setelah dikatakan kontraproduktif dan merugikan reputasi suatu perusahaan. “Letakkan sesuatu pada tempatnya,” tegasnya.

Menurut Fuad, sebuah barang makanan dan minuman non-halal setelah dimaklumi buat publik sesuai keyakinan agama yang dianut khususnya umat Muslim. “Maka tak indah kalau diaduk-aduk. Misalnya dihubungkan dengan identitas alias identitas suatu agama dan etnik yang tiba bilamana pun tak akan pernah menghalalkannya. Lalu lakukan apa meng-endorse yang semacam itu?” katanya.

Sebelumnya, alam maya Tanah Air sempat diramaikan buat unggahan Holywings yang mempromosikan minuman alkohol cuma-cuma bagi orang-orang bernama Muhammad dan Maria. Unggahan setelah dikatakan langsung ramai dikarnakan dianggap melecehkan identitas dua manusia suci dalam dua agama merupakan Islam dan Kristen.

Selengkapnya