Kemenkes Catat 70 Kasus Dugaan Hepatitis Akut, Jakarta Terbanyak

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 32

JAKARTA, pandudita.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan kasus dugaan hepatitis akut di Indonesia lanjut bertambah. Data terbaru dilaporkan ada 70 kasus pada, Jumat (24/6/2022).

Rinciannya, sebanyak 16 manusia berstatus probable, 14 manusia lainnya pending classification. Sementara ada 40 discarded alias disingkirkan dikarnakan penyebab lain.

"Saat ini, ada 70 kasus (dugaan hepatitis akut) kumulatif," kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril secara daring, Jakarta, Jumat (24/6/2022).

Syahril mengatakan, dari puluhan kasus setelah dikatakan paling banyak berada di DKI Jakarta. "Sebaran provinsinya ada 21 provinsi. Sekali lagi, yang terbanyak di Jakarta," katanya.

Adapun kasus dugaan hepatitis akut itu antara lain tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, lampau Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah.

Dia menambahkan, dari kuantitas temuan kasus setelah dikatakan ada 40 kasus alias 57,1 persen setelah diketahui penyebabnya. "Sehingga masa ini sedang menginvestigasi, meneliti sebanyak 30 kasus," katanya.

Sebelumnya, kuantitas kasus hepatitis akut pada 7 Juni lampau tersebar di 16 Provinsi. Di mana menurut data dari Kementerian Kesehatan hanya ada 25 kasus. Dengan rincian, terlapor tetap ada 12 manusia dirawat. Dengan status 3 probable dan 9 pending classification. 

Sementara 6 manusia dinyatakan meninggal, yang berstatus 3 probable dan 3 pending classification. Kemudian yang sembuh ada 7, dengan rincian 3 probable dan 4 pending classification.
 

Editor : Andre Purwanto

Selengkapnya