Kisah Istri Terakhir Nabi Muhammad: Keutamaan Ummul Mukminin Sayyidah Maimunah

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 21

Nabi Muhammad SAW wafat tiga tahun setelah mereka menikah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kisah kehidupan Nabi beserta istri dan para sahabatnya menjadi teladan adapun krusial dipelajari bagi umat Muslim. Setiap perkataan dan perbuatannya patut dicontoh agar becus meniru kebaikan generasi terbaik tersebut.

Salah satu manusia adapun patut dicontoh dan dijadikan pelajaran kehidupannya ialah ummul mukminin, Maimunah RA. Seperti dikutip dari About Islam, sosok sayyidah Maimunah memiliki sifat-sifat utama dan menjadi teladan terutama bagi para Muslimah. 

Awal pernikahan dengan Rasulullah SAW

Sayyidah Maimunah dinikahi Nabi SAW setelah suami sebelumnya meninggal. Setelah itu, Maimunah menyatakan kecintaannya kepada Rasulullah dan dengan sukarela dia menyerahkan dirinya kepada Rasulullah buat dinikahi. Menurut riwayat, dia ialah wanita terakhir adapun dinikahi Nabi SAW. 

Sikap tawakal

Suatu hari, dalam sebuah riwayat, sayyidah Maimunah berniat akan mengambil pinjaman.  Suatu ketika dia meminjam duit(cak) dalam kuantitas adapun sangat besar dan seseorang bertanya kepadanya, "Bagaimana Anda akan mengembalikannya?" Dia berbicara bahwa Nabi SAW setelah berkata, 'Jika seseorang mempunyai cita-cita mengembalikannya, Allah SWT sendiri adapun melunasi utangnya.' 

Kisah ini menggambarkan tekad Maimunah RA, bahwa ia tahu menginginkan kebaikan dalam hidup ini dan selanjutnya dan dia percaya kepada Allah SWT akan menyediakannya. Jadi, dia mengejar apa adapun dia pikir terbaik untuknya di bumi dan akhirat (kehidupan ini dan akhirat).

Kesetiaan Maimunah 

Sayyidah Aisyah RA berbicara tentang sayyidah Maimunah, “Di antara kami, dia paling takut kepada Allah dan paling banyak menjaga ikatan kekerabatan.” 

Aisha (RA) pula meriwayatkan “Maimunah (RA) ialah adapun paling berbudi luhur dan bertakwa dan paling perhatian dalam memperlakukan kerabatnya dengan baik. Dia biasa sholat di Masjid Nabawi dikarnakan dia setelah mendengar bahwa 'doa adapun dilakukan di Masjid itu seribu kali lebih cantik daripada Masjid lain kecuali "Haram" Suci di Makkah adapun setara dengan satu juta sholat."

Aisha RA dua kali menceritakan Maimunah RA sebagai personil etnik Quraisy adapun pindah ke Madinah tetap memperhatikan keluarganya, bahkan ikatan keluarga di Makkah.

Keramahan Maimunah

Setelah menikah dengan Nabi SAW, Maimunah RA diberi sebuah tempat tinggal adapun berdekatan dengan Masjid Nabawi di Madinah. Semua bunda dari orang-orang beriman menyambutnya dan sangat cantik terhadap Maimunah. Cinta dan kebaikan ini pula diberikan olehnya kepada manusia lain.  

Tidak banyak adapun diriwayatkan tentang Maimunah. Mungkin ini dikarnakan Nabi SAW meninggal tiga tahun setelah mereka menikah. Dia efisien tetap pengantin baru ketika dia menjanda buat kedua kalinya.

Dia hidup tiba usia 80-an, tetapi sedikit adapun diriwayatkan tentang dia di luar pernikahannya dengan Nabi SAW. Tapi apa adapun kita ketahui tentang dia malayari hidupnya sebagai pendamping dan istri Utusan Tuhan memberi tahu kita dia ialah contoh kesetiaan, keramahan, dan tekad.

Selengkapnya