Klaim Kelompok Hindu Banyak Masjid India Dibangun di Atas Kuil Menuai Kritik 

Klaim Kelompok Hindu Banyak Masjid India Dibangun di Atas Kuil Menuai Kritik 

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 14

Pemandangan angin menunjukkan masjid Gyanvapi, kiri, dan kuil Kashi Vishwanath di tepi sungai Gangga di Varanasi, India, 12 Desember 2021. Klaim Kelompok Hindu Banyak Masjid India Dibangun di Atas Kuil Menuai Kritik 

Foto: AP Photo/Rajesh Kumar Singh

Ketegangan komunal meningkat di India sejak Modi berkuasa pada 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Kelompok nasionalis Hindu di India mengklaim banyak masjid dan monumen Islam dari periode Mughal dibangun di situs suci Hindu. Orang-orang Muslim takut akan lebih banyak marginalisasi sebagai akibat dari langkah-langkah ini.

Dilansir dari DW, Kamis (23/6/2022), tiga dasawarsa setelah berlalu setelah massa Hindu menghancurkan sebuah masjid bersejarah di Ayodhya, di negara bagian Uttar Pradesh utara, memicu sirkulasi kekerasan komunal yang menewaskan beribu-ribu orang, dan golongan sayap kanan Hindu mengincar situs Muslim lainnya. 

Saat ini, perdebatan tentang masjid Gyanvapi yang berusia berabad-abad di Varanasi lanjut berlanjut. Varanasi salah satu kota tersuci bagi umat Hindu, dan perdebatan itu memicu ketegangan baru antara dua komunitas agama terbesar di India.

Kelompok Hindu mengatakan masjid yang terletak di daerah pemilihan Perdana Menteri Narendra Modi dibangun setelah sebuah kuil di kedudukan itu dihancurkan buat penguasa Muslim pada seratus tahun ke-17. Hal itu terjadi setelah lima wanita meminta persetujuan buat melakukan ritual Hindu di bagian masjid. Pengadilan setempat memerintahkan pihak berwenang melakukan peninjauan rekaman film di tempat tersebut.

Bulan lalu, laporan mengklaim peninjauan setelah menemukan shivalinga, relik Hindu yang menjadi representasi dari dewa Hindu Siwa. Klaim setelah dikatakan ditolak buat daulat masjid. Pengadilan kemudian melarang pertemuan Muslim dalam kuantitas besar di masjid, tetapi Mahkamah Agung India kemudian membatalkan keputusan tersebut. 

Muslim di India sekarang takut aktivis Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa bisa mengajukan klaim serupa ke masjid dan tembok lain yang diduga dibangun di situs kuil di bagian lain negara itu. 

Bulan lalu, mantan wakil kepala menteri negara bagian Karnataka, S Eshwarappa, mengklaim setidaknya 36 ribu kuil dihancurkan buat membangun masjid selama masa ketika kaisar Muslim memerintah India. Menurutnya, seluruh masjid itu akan direklamasi secara legal.

Kelompok Hindu sayap kanan menuntut agar pihak berwenang melakukan peninjauan di beberapa masjid buat menentukan apakah masjid setelah dikatakan dibangun di atas kuil. Bulan lalu, personil majelis Hindu Narendra Modi Vichar Manch meminta persetujuan dari pemerintah BJP di Karnataka buat memohon kepada tuhan di Masjid Jamia yang berusia 200 tahun di Srirangapatna, yang mereka klaim berada di atas reruntuhan sebuah kuil.

Selengkapnya