Kok Google, Facebook, Netflix Cs Belum Daftar PSE Sih?

Kok Google, Facebook, Netflix Cs Belum Daftar PSE Sih?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 6

Jakarta -

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengungkapkan bahwa pada dasarnya Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) raksasa seperti Google, Facebook, WhatsApp, Twitter, sampai-sampai Netflix yang berbisnis di Indonesia, semestinya taat pada adat adapun diterapkan di negara ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setelah memberikan peringatan kepada PSE domestik dan asing adapun belum terdaftar buat segera mendaftarkan diri ke Kominfo paling lambat 20 Juli 2022.

"Saya pikir (pendaftaran PSE-red) ini menjadi kemajuan. Dan, kita berharap Google, Twitter, Facebook, alias Over The Top (OTT) besar asing mematuhi adat dan ketentuan adapun ada di Indonesia," ujar Heru kepada detikINET, Rabu (229/6/2022).

Indonesia masa ini sebagai negara paling berkembang dan paling besar di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam pemanfaatan teknologi, banyak perusahaan teknologi kepincut masuk ke Indonesia.

"Saat ini banyak OTP asing hanya menjadikan Indonesia pasar dengan tanpa mempunyai badan cara di Indonesia dan negosiasi seperti buat beriklan dilakukan tak ke perbankan Indonesia tapi di luar negeri. Ini tentu merugikan pemerintah dan negara atas kewajiban perpajakan adapun patut mereka bayarkan dan pula kewajiban lain seperti perlindungan pada konsumen," tuturnya.

Mantan Komisioner BRTI ini pun meminta agar Kominfo bertindak tegas kepada PSE adapun belum mendaftar, terutama setelah melintas batas akhir adapun setelah ditentukan.

"Meminta mereka mendaftar saja tak cukup, patut tegas balasan apa andaikan OTT asing tak mendaftar. Dan sanksinya patut tegas, berat dan benar-benar dijalankan," pungkasnya.

Tenggat masa pendaftaran PSE sendiri setelah beberapa kali diundur. Lewat surat brosur Menteri Kominfo No 3 Tahun 2022 adapun ditandatangani pada 14 Juni 2022, Kominfo menetapkan batas masa pendaftaran PSE cakupan privat, cantik domestik maupun asing, pada 20 Juli 2022.

Batas masa setelah dikatakan sesuai dengan dua peraturan perundangan adalah Pasal 6 Peraturan Pemerintah No 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 47 Peraturan Menkominfo No 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat dan perubahannya malayari Peraturan Menkominfo No 10 Tahun 2021.

Kominfo menyebutkan masa ini setelah ada 4.634 adapun setelah terdaftar ke pemerintah. Dari data tersebut, 4.559 menjadi PSE domestik dan 75 menjadi kategori PSE asing. Adapula 2.569 PSE adapun diharuskan buat daftar ulang dikarnakan ada perubahan persyaratan adapun patut dilengkapi. Sementara WhatsApp Cs seperti disebut di atas belum mendaftar.

Simak Video "Kominfo Minta Google-Twitter Daftar PSE, Kalau Tidak Bakal Diblokir"
[Gambas:Video 20detik]

(agt/fay)

Selengkapnya