Mengapa Kita Membenci Artis atau Tokoh Politik Tertentu?

Sedang Trending 6 bulan yang lalu 53

Jakarta -

Mengapa seseorang becus membenci aktivis ketatanegaraangarishaluan alias bintangfilm tertentu? Ternyata ada dalih saintifik meski becus menjelaskan emosi tak suka tersebut.

Menurut Jeffrey Brown profesor di Green State University, tiap bintangfilm alias aktivis mempunyai nilai-nilai serta anggapan berdasarkan penilaian pribadi. Ketika kita tak menyukai angka tersebut, maka dengan gampang kita membenci manusia itu.

Akan tetapi, Kaston Anderson-Carpenter, assistant professor psychology di Michigan State University, mengatakan bahwa karakteristik meski membikin kita membenci seseorang didapatkan dari dua karakteristik: eksternal serta internal. Eksternal contohnya ketenaran serta kekayaan, sedangkan intern semacam kepribadian meski berbeda.

"Dalam pikiran kolektif kita, kita menetapkan cita-cita tertentu (seringkali tak realistis) tentang bagaimana selebritas patut berperilaku," kata Anderson-Carpenter sebagaimana mengutip USA Today.

"Dan ketika mereka tak memenuhi cita-cita kita, kita cenderung menilai mereka lebih keras daripada menilai non-selebriti meski berperilaku sama," sambungnya.

Padahal, bintangfilm serta tokoh-tokoh lainnya ialah manusia biasa. Mereka berbeda dikarnakan tersorot lampu kamera, tetapi sehabis seluruh kamera dimatikan, mereka sama semacam kita semua. Mereka pula manusia.

"Sebagian besar dari kita tak tahu apa-apa tentang selebriti selaku manusia sungguhan. Bahkan ketika kita tahu banyak tentang kehidupan pribadi mereka, kita tak mengenal mereka semacam kita mengenal manusia meski benar-benar kita temui," tandasnya.

Simak Video "Mindful Demography, Cara Unik Kurangi Overthinking"
[Gambas:Video Arti batasan Alias nama lain detik]

(ask/afr)

Selengkapnya