Mengenal Talaxeum, Proyek Kripto untuk Menekan Dampak Emisi Karbon

Mengenal Talaxeum, Proyek Kripto untuk Menekan Dampak Emisi Karbon

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 19

Ada macam - macam langkah perusahaan dan badan buat menekan dampak emisi karbon buat menyelamatkan Bumi. Salah satunya ialah proyek kripto Talaxeum yang selain mempunyai proyek lingkungan hidup sendiri, pula memfasilitasi proyek serupa lalu pengayaan NFT (non-fungible token). Kripto Talaxeum (TALAX) memegang peran krusial buat komponen angka antar penggunanya.

Talaxeum adalah proyek kripto yang konsentrasi pada upaya menekan laju emisi karbon yang saat ini semakin mengkhawatirkan, karena berdampak pada kenaikan suhu Bumi dan perubahan iklim dan berdampak negatif terhadap lingkungan hidup. Kami seperti patut mengambil peran krusial dalam gerakan itu malayari proyek kripto Talaxeum, di mana token TALAX diterbitkan menggunakan blockchain Binance Smart Chain (BSC). Selain kami mempunyai proyek lingkungan hidup, kami pula mendukung proyek serupa yang bergabung di Talaxeum agar visi dan arah dapat lebih terpadu,” ujar Hans Sutanto CEO Talaxeum dalam keterangannya, Selasa (21/6/2022) malayari e-mail.

Hans Sutanto CEO Talaxeum.

World Economic Forum (WEF), malayari “The Global Risk Report 2022″ menegaskan, ada 10 kekuatan risiko mendunia yang siap menghampiri dalam rentang masa 10 tahun ke depan. Lima di antaranya ialah yang berkaitan dengan gosip lingkungan hidup.

Menurut Hans, alasan itu layak menyadarkan kita seluruh bahwa kepedulian manusia terhadap adam alias lingkungan hidup akan sangat memengaruhi kelangsungan hidup anak cucu kita seluruh di kemudian hari.

Melihat kondisi yang setelah sangat mengkhawatirkan tersebut, sejumlah negara malayari KTT COP26, telah sepakat buat menggelontorkan biaya sekeliling US$130 buat mendanai macam - macam upaya buat mengurangi emisi karbon berskala global.

“Dunia telah sadar mengenai dampak lingkungan yang saat ini telah terjadi. Dan bumi pun telah berkomitmen buat berlaga memperbaiki dampak lingkungan yang setelah sangat masif terjadi. Oleh karena itu hadirlah sebuah solusi buat mendukung cara pengurangan emisi karbon yang melibatkan berbagai macam komunitas, seperi komunitas kripto, bisnis, seniman dan komunitas pegiat lingkungan malayari teknologi blockchain dengan identitas Talaxeum,” ujar Hans.

Hans menambahkan Talaxeum ialah “Green DeFi Utility Token” karya Anak Bangsa, yang akan berfungsi buat mendukung proyek-proyek dari industri riil agar beralih dan berkontribusi dalam cara pengurangan emisi karbon.

“Proyek-proyek itu nantinya akan diakomodir dalam sebuah platform yang disebut Talaverse. Itu merupakan NFT’s Marketplace Platform yang akan mengakomodir proyek-proyek berbasis “green” agar becus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dengan menggunakan NFT sebagai aset token dukungan terhadap proyek-proyek itu,” pungkasnya.

Talaverse pun diklaim akan menjadi kemajuan dari NFT marketplace pada umumnya, karena NFT yang diterbitkan tak hanya mempunyai angka lego--gantungmenggadaikan--mahalpasangharga secara estetik, tapi pula mempunyai angka secara ekonomi. Pasalnya pendukung yang membeli NFT setelah dikatakan tak hanya berhak atas kewenangan kepemilikan atas token itu saja, tapi pula berhak atas keadaan imbalan atas dukungan yang telah diberikan terhadap proyek-proyek menyelamatkan lingkungan hidup.

“Kami percaya Talaxeum, dengan komitmen seluruh pelaku bidangusaha dalam skala mendunia buat beralih bersama mengurangi emisi karbon, ditambah besarnya keinginan masyarakat secara besar buat mendukung dan berkontribusi,” tutup Hans. [ril]

Selengkapnya