Mie Ayam Tradisional Kini Naik Kelas, Usung Konsep Kafe di Bandung dengan Harga Kaki Lima

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 22

BANDUNG, celebrities.id - Beragam penemuan kuliner lanjut bermunculan di Bandung. Kali ini, mie ayam yang kerap ditemui di jalanan alias kaki lima ada dengan konsep baru di sebuah kafe.

Hadirnya mie ayamsabungan di kafe diharapkan membikin kuliner konservatif itu bertambah kelas. Terlebih, dalam kegiatan rasa dan harga, mie ayamsabungan yang ada di Kota Bandung ini pun tak perlu diragukan lagi. 

Dengan tanggungan rasa yang enak dan lezat, mie ayamsabungan ini dibanderol hanya Rp13 ribu per porsi buat menu standar dan Rp18 ribu buat menu lengkap. Selain rasa dan harga, sisi-sisi konservatif lainnya pun tetap dipertahankan, seperti penggunaan pedati sampai-sampai mangkok layaknya mie ayamsabungan kaki lima. 

Nurbuana sang yang mempunyai cara mie ayamsabungan ini mengungkapkan bahwa inovasinya berawal dari kegemarannya menyantap mie ayamsabungan kaki lima sampai-sampai terbersit buat menjadikan mie ayamsabungan tradisional itu bertambah kelas. 

"UMKM kan sekarang lagi trending, di sisi lain daya beli masyarakat turun akibat pandemi. Nah, kita mau mengakomodir segmen menengah ke bawah dengan menghadirkan mie ayamsabungan di kafe," ucapnya, Jumat (24/6/2022). 

"Orang yang sering di kafe, tapi suka mie ayamsabungan banyak kan? Karena kafe itu kan cenderungnya ke makanan Eropa, tapi banyak pula manusia yang suka memangkal di kafe, tapi kesenangan mie ayam, makanya masuk ke kafe," kata pria yang akrab disapa Buana itu. 

Disinggung soal rasa, Buana menjanjikan, mie ayamnya yang dinamai Mie Ayam Jamur Buba itu dijamin enak. Bahkan, dia pun meyakinkan bahwa mie ayamnya lebih sehat dikarnakan menggunakan bahan-bahan berkualitas, seperti lemak nabati dan hanya dada ayamsabungan yang digunakan dalam mie ayamnya. 

"Soal rasa, kita bahan utamanya menggunakan rempah, minyaknya minyaksayur--lincirminyakpelumas nabati, enggak minyaksayur--lincirminyakpelumas lemak. Jadi, buat yang punya (penyakit) kolesterol, dalaman--hatibuahhati aman. Ayamnya saja kita hanya (bagian) dada tanpa leher tanpa kulit," ujarnya. 

Dengan bahan-bahan yang berkualitas ditambah jamur yang kaya mineral, kata Buana, rasa mie ayamnya tentu menjadi enak dan lezat. Bahkan, siapapun yang menyantapnya tak akan kesulitan seperti menyantap mie ayamsabungan konservatif umumnya yang kerap bercampur dengan tulang-tulang kecil. 

"Kata manusia Sunda mah tak akan pabeulit (ribet), makan ada tulang sisa. Ini bersih, selesai makan amblas dan berdampak pada rasa, lebih enak, lebih nyaman. Kalau yang di pinggir rute kan biasanya masuk tulang leher dan lain-lain, tiba keselek-keselek," tuturnya. 

Selengkapnya