MUI Tetapkan Vaksin Covovax Produksi India Haram, Berikut Penjelasannya

MUI Tetapkan Vaksin Covovax Produksi India Haram, Berikut Penjelasannya

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 7

JAKARTA, celebrities.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan vaksin Covid-19 pembuatan Serum Institute of India Pvt merupakan Covovaxmirnaty, haram. Sebab, dalam tahapan produksinya ditemukan ada pemanfaatan enzim dari pankreas babi.

Hal ini tertuang dalam Fatwa Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Hukum Vaksin Covid-19 yang ditandatangani buat Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar dan Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan. Fatwa setelah dikatakan pula ditandatangani buat Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Hasanuddin AF dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Miftahul Huda pada 7 Febuari 2022 lalu. 

Dengan demikian, MUI memberikan enam rekomendasi terhadap vaksin pembuatan India tersebut. Pertama, pemerintah patut memprioritaskan penggunaan vaksin Covid-19 yang dibolehkan semaksimal mungkin, khususnya buat umat Islam.

"Kedua, pemerintah perlu mengoptimalkan pengadaan vaksin Covid-19 yang tersertifikasi halal," tulis rekomendasi seperti dikutip dalam laman formalsah MUI Online, Jumat(24/06/2022)

Ketiga, Pemerintah patut memastikan vaksin Covid-19 lain yang akan digunakan agar disertifikasi dibolehkan dalam kesempatan pertama fungsi mewujudkan komitmen pemerintah terhadap vaksinasi yang kondusif dan halal. Keempat, pemerintah patut menjamin dan memastikan keamanan vaksin yang digunakan.

"Kelima, pemerintah tak becus melakukan vaksinasi dengan vaksin yang berdasarkan pertimbangan pakar yang kompeten dan terpercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan (dlarar)," tulis MUI.

Terakhir, MUI mengimbau kepada seluruh pihak buat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak istighfar, istighasah, dan bermunajat kepada Allah.

Editor : Lisvi Padlilah

Selengkapnya