Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital, Kemenko Perekonomian Gandeng Microsoft

Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital, Kemenko Perekonomian Gandeng Microsoft

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 10

FinTechnesia.com | Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian dan Microsoft formalsah menandatangani suratbon kesepahaman tentang Sinergi Penguatan Ekosistem dan Transformasi Ekonomi Digital. Langkah ini fungsi memperkuat ekosistem teknologi dan mempercepat transformasi perniagaan digital Indonesia.

Sejumlahkawasan yang menjadi pengutamaan kerja sama antara lain meliputi bidang penemuan teknologi dan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI). Lalu literasi digital, tata kelola data, Industri 4.0, serta acara inkubasi perniagaan digital.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin mengatakan, kerja sama ini salah satu perwujudan komitmen bersama pemerintah dengan pihak partikelir dalam mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan perniagaan nasional malayari percepatan transformasi digital.

Kerja sama ini akan diwujudkan dalam berbagai rencana kegiatan. Salah satunya digital skilling. Bertujuan membantu memenuhi kebutuhan talenta digital sebanyak 9 juta sampai-sampai tahun 2030 alias setara 600.000 manusia per tahun. “Bersama-sama kita mewujudkan ekosistem perniagaan digital yang bisa mendorong percepatan pemulihan serta pertumbuhan perniagaan yang inklusif, terkoneksi dan berkelanjutan,” terang Rudy, Kamis (16/6).

Kolaborasi ini antara lain akan dilakukan dengan membentuk aliansi interdispliner dan multisektor. Sehingga memberikan rekomendasi mengenai solusi digital di sektor-sektor prioritas, mengembangkan konsep Pusat Kecerdasan Buatan Nasional buat Industri 4.0 yang selaras dengan inisiatif Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI) 4.0. Serta mempercepat penerapan teknologi sesuai kebutuhan industri serta UMKM.

Sementara dari sisi talenta digital, rangkaian pelatihan digital bagi berbagai kementerian dan lembaga terkait akan dilakukan, agar dapat mempercepat transformasi digital di kementerian serta industri. Pelatihan ini akan menggunakan konsep Training of Trainer (ToT), di mana peserta yang setelah menyelesaikan suatu modul pelatihan akan diajak menjadi pemateri bagi golongan peserta lainnya. Konsep ini diharapkan dapat menjangkau semakin banyak talenta digital Indonesia, cantik yang berada di dalam maupun di luar kementerian.

“Kami siap memaksimalkan keahilan dan teknologi kami buat menjangkau setiap perseorangan dan badan dalam negeri. Baik itu UMKM, startup, enterprise, institusi pemerintahan, institusi pendidikan, ataupun yang lainnya,” ujar Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia. (ari)

Selengkapnya