Periksa Kakak Bupati Bogor di Lapas Sukamiskin, KPK Telisik Kongkalikong Ade Yasin Soal Pengkondisian Laporan Keuangan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 14

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami adanya pembahasan Bupati Bogor nonaktif, Ade Yasin dengan abang kandungnya, Rachmat Yasin terkait pengkondisian laporan buatan audit keuangan Pemkab Bogor terkait pemeriksaan tim pengaudit BPK.

Keterangan itu digali penyidik antirasuah setelah memeriksa Rachmat Yasin sebagai saksi di Lapas Sukamiskin Bandung. Rachmat kekinian setelah menjadi terpidana dalam kasus penggelapan ketika tetap menjabat Bupati Bogor saat itu.

"Dikonfirmasi antara lain terkait dugaan adanya pembahasan bersama antara saksi dengan tersangka AY (Ade Yasin) dalam persiapan buat mengkondisikan laporan buatan audit pemeriksaan tim Auditor BPK Perwakilan Jawa Barat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Jumat (24/6/2022).

Dalam proses penyidikan, KPK diketahui tengah mendalami adanya bimbingan Ade Yasin kepada sejumlah jajarannya di Pemkab Bogor buat memberikan akomodasi kepada tim pengaudit BPK selama melakukan pemeriksaan keuangan di Pemkab Bogor.

Baca Juga: KPK Datangi Lapas Sukamiskin buat Periksa Mantan Bupati Bogor di Kasus Dugaan Suap Ade Yasin

Diantaranya terkait adanya dugaan pemberian sejumlah duit(cak) kepada tim auditor.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan delapan tersangka kasus tersebut. Sebagai pemberi suap merupakan Ade Yasin, Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam, Kasubid Kas Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah , dan pejabat pembuat komitmen pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik.

Sedangkan penerima, adalah pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/pengendali teknis Anthon Merdiansyah, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan, pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/pemeriksa Hendra Nur Rahmatullah Karwita, dan pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/pemeriksa Gerri Ginajar Trie Rahmatullah.

KPK menyebut dugaan suap yang dilakukan Ade Yasin setelah dikatakan agar Pemkab Bogor kembali mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian.

Baca Juga: Peraturan Daerah buat Lindungi Masyarakat dari Pinjol Segera Digodok DPRD Kota Bogor

Selengkapnya