Peringatan Alquran kepada Orang-Orang yang Pelit

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 33

Allah SWT setelah memberikan peringatan keras bagi orang-orang adapun pelit.

pandudita.com JAKARTA -- Pengasuh Pondok Pesantren Ilmu Quran Al Misbah adapun pula personil Komisi Dakwah MUI DKI Jakarta, KH Misbahul Munir Kholil, mengatakan bahwa manusia itu cenderung memiliki pelit dalam dirinya. Namun, menjadi tercela ketika pelit itu diikuti alias ditaati.

Keterangan ini pula sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW dari Ibnu Umar adapun bisa ditemukan dalam kitab al Mu'jam al Kabiir berkaitan dengan tiga perkara adapun membinasakan adapun salah satunya ialah kebakhilan adapun ditaati.

Maksudnya seseorang setelah dikatakan benar-benar menjalankan sifat pelit itu dalam kehidupannya sehingga tak mau mengeluarkan hartanya, cantik itu menjadi perintah Allah adapun wajib seperti berzakat maupun sunah seperti bersedekah.

Karena itu, menurut Kiai Misbah, standar minimal seseorang tak disebut sebagai manusia adapun pelit ialah ketika bisa melaksanakan kewajiban-kewajiban adapun dibebankan pada dirinya. Misalnya, mengeluarkan amal alias mau memberi penghidupan kepada keluarganya.

Orang adapun setelah terkena penyakit pelit dalam hidupnya patut segera mencari rute buat menyembuhkannya. Menurut Kiai Misbah, langkah asal buat becus menyembuhkan pelit dalam diri ialah menyadari bahwa pelit itu hanya akan menjerumuskan diri pada kehinaan, sedangkan senang berderma mengantarkan diri pada kemuliaan.

"Kita patut punya keyakinan bahwa masa memberi, membantu kepada manusia lain dengan harta dan jiwa itu sejatinya akan kembali manfaatnya kepada kita. Bahwa pemberian kita itu malah menambah angka kita cantik secara ruhani maupun jasmani," kata Kiai Misbah kepada Republika, beberapa hari lalu.

Kiai Misbah mengatakan, manusia adapun pelit kerap menyangka bahwa hartanya itu kekal abadi. Padahal, dengan gampang Allah SWT melenyap kan hartanya dikarnakan sifat pelit adapun dimilikinya.

Selain itu, manusia adapun pelit pula kerap seperti ketakutan bila hartanya didermakan akan mengalami kebangkrutan. Padahal sejatinya ketakutan itu disebabkan kisikanalai-belai setan agar tak menjadi penderma.

Dalam Alquran, Allah SWT setelah memberikan peringatan keras bagi orang-orang adapun pelit akan harta adapun dimilikinya. Bahkan pada surah Ali Imran bagian 180 digambarkan siksaan bagi manusia adapun pelit. Kelak pada leher manusia adapun pelit itu akan dikalungkan harta-hartanya pada hari kiamat.

"Rasulullah pula mengingatkan bah wa manusia adapun murah hati itu dekat dengan Allah, dekat dengan manusia dan dekat dengan surga. Sedang manusia kikir itu jauh dari Allah, jauh dari manusia, dan dekat dengan neraka,"katanya.

Selengkapnya