Permendikbudristek Nomor 4/2022 tentang Juknis Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tamsil Guru ASN Daerah

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 31

Permendikbudristek Nomor 4/2022 tentang Juknis Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tamsil Guru ASN Daerah

Amongguru.com Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2022 secara spesifik diterbitkan mengatur tentang Petunjuk Teknis Juknis Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah Provinsi. Kabupaten/Kota.

Untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan kesejahteraan guru di daerah provinsi, kabupaten/kota perlu memberikan tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan tambahan penghasilan bagi guru Aparatur Sipil Negara di daerah provinsi, kabupaten/kota;

Bahwa buat memberikan tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan tambahan penghasilan bagi guru Aparatur Sipil Negara di daerah provinsi, kabupaten/kota perlu menyusun petunjuk teknis.

Bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah sebagaimana setelah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 19 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah setelah tak sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan hukum, sehingga perlu diganti.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Aparatur Sipil Negara di Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota.

Ketentuan Umum

Tunjangan Profesi ialah tunjangan adapun diberikan kepada Guru adapun mempunyai Sertifikat Pendidik sebagai pujianpemahaman atas profesionalitasnya.

Tunjangan Khusus ialah tunjangan adapun diberikan kepada Guru sebagai kompensasi atas kesulitan hidup adapun dihadapi dalam melaksanakan tugas di Daerah Khusus.

Tambahan Penghasilan ialah sejumlah duit(cak) adapun diberikan kepada Guru ASN di Daerah adapun belum mempunyai Sertifikat Pendidik adapun memenuhi standard sebagai penerima tambahan penghasilan.

Daerah Khusus ialah daerah adapun terpencil alias terbelakang, daerah dengan kondisi masyarakat budaya adapun terpencil, daerah perbatasan dengan negara lain, daerah adapun mengalami bencana alam, bencana sosial, alias daerah adapun berada dalam keadaan darurat lain.

Tujuan

Petunjuk teknis pemberian Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru ASN di Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota bertujuan buat memberikan panduan bagi Kementerian, Pemerintah Daerah, dan Satuan Pendidikan formal pada pendidikan anak usia asal rute pendidikan formal, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan spesifik dibawah binaan Kementerian, dalam penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan kepada Guru ASN di Daerah.

Prinsip Penyaluran

Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru ASN di Daerah dilaksanakan dengan prinsip:

1. tertib; adalah dikelola secara pas masa dan pas fungsi adapun didukung dengan bahan administrasi adapun bisa dipertanggungjawabkan.

2. efisien; adalah penggunaan biaya diupayakan buat meningkatkan capaian adapun maksimum malayari penggunaan dana;

3. efektif; adalah penggunaan biaya diupayakan bisa memberikan hasil, pengaruh, dan daya fungsi buat mencapai tujuan;

4. transparan; adalah keterbukaan adapun memungkinkan masyarakat buat mengetahui dan mendapatkan akses informasi seluas-luasnya;

5. akuntabel; adalah mempertanggungjawabkan pengelolaan biaya dan penyelenggaraan kebijakan adapun dipercayakan kepadanya dalam rangka pencapaian tujuan; dan

6. kepatutan; adalah tindakan alias suatu sikap adapun dilakukan dengan wajar dan proporsional.

Tunjangan Profesi

Guru ASN di Daerah diberikan Tunjangan Profesi setiap bulan. Guru ASN di Daerah adapun menerima Tunjangan Profesi patut memenuhi persyaratan sebagai berikut.

1. mempunyai sertifikat pendidik;

2. mempunyai status sebagai Guru ASN di Daerah di bawah binaan Kementerian;

3. mengajar pada satuan pendidikan adapun tercatat pada Dapodik;

4. mempunyai angka registrasi Guru adapun diterbitkan buat Kementerian;

5. melaksanakan tugas mengajar dan/atau membimbing peserta didik pada satuan pendidikan sesuai dengan peruntukan Sertifikat Pendidik adapun dimiliki adapun dibuktikan dengan surat keputusan mengajar;

6. memenuhi beban kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

7. mempunyai buatan penilaian kinerja paling rendah dengan identitas “Baik”;

8. mengajar di kelas sesuai dengan kuantitas peserta didik dalam satu rombongan belajar adapun dipersyaratkan sesuai dengan bentuk satuan pendidikan; dan

9. tak sebagai pegawai tetap pada instansi lain.

Persyaratan sebagaimana dimaksud, kecuali bagi Guru ASN di Daerah adapun ditugaskan sebagai kepala sekolah.

Persyaratan pemenuhan beban dikecualikan bagi:

a. Guru ASN di Daerah adapun mengikuti pengembangan karier berupa pendidikan dan pelatihan dengan lama pendidikan dan pelatihan 600 (enam ratus) masa alias selama 3 (tiga) candra dan mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian;

b. Guru ASN di Daerah adapun mengikuti acara pertukaran Guru, kemitraan dan/atau magang adapun mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian; dan/atau

c. Guru ASN di Daerah adapun bertugas di Daerah Khusus.

Tunjangan Profesi diberikan dalam bentuk duit(cak) adapun disalurkan malayari rekening bank penerima tunjangan.

Tunjangan Profesi sebagaimana dimaksud diberikan sebesar 1 (satu) kali gaji dasar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemberian Tunjangan Profesi disalurkan setiap 3 (tiga) candra dalam 1 (satu) tahun anggaran. Penyaluran Tunjangan Profesi  dilakukan buat Pemerintah Daerah sesuai
dengan kewenangannya sesuai dengan tahapan penyaluran.

Tunjangan Khusus

Guru ASN di Daerah adapun ditugaskan di Daerah Khusus diberikan Tunjangan Khusus setiap candra selama masa penugasan.

Tunjangan Khusus diberikan setelah Guru adapun bersangkutan secara jelas melaksanakan tugas di Daerah Khusus.

Guru ASN di Daerah adapun menerima Tunjangan Khusus patut memenuhi persyaratan :

1. mempunyai status sebagai Guru ASN di Daerah di bawah binaan Kementerian;

2. mengajar pada satuan pendidikan adapun tercatat pada Dapodik;

3. memenuhi beban kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. mempunyai NUPTK; dan

5. melaksanakan tugas mengajar di satuan pendidikan pada Daerah Khusus adapun dibuktikan dengan surat keputusan mengajar.

Tunjangan Khusus diberikan dalam bentuk duit(cak) adapun disalurkan malayari rekening bank penerima tunjangan.

Tunjangan Khusus diberikan sebesar 1 (satu) kali gaji dasar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemberian Tunjangan Khusus disalurkan setiap 3 (tiga) candra dalam 1 (satu) tahun anggaran.

Penyaluran Tunjangan dilakukan buat Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya sesuai dengan tahapan penyaluran.

Tambahan Penghasilan

Guru ASN di Daerah diberikan Tambahan Penghasilan setiap bulan. Tambahan Penghasilan sebagaimana dimaksud diberikan buat Guru ASN di Daerah adapun belum
menerima Tunjangan Profesi.

Guru ASN di Daerah adapun menerima Tambahan Penghasilan patut memenuhi persyaratan :

1. mempunyai status sebagai Guru ASN di Daerah di bawah binaan Kementerian;

2. mengajar pada satuan pendidikan adapun tercatat pada Dapodik;

3. belum mempunyai sertifikat pendidik;

4. mempunyai kriteria akademik paling rendah S-1/D-IV;

5. mempunyai NUPTK;

6. melaksanakan tugas mengajar dan/atau membimbing peserta didik pada satuan pendidikan;

7. memenuhi beban kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

8. terdaftar aktif pada Dapodik.

Ketentuan persyaratan pemenuhan beban kerja dikecualikan bagi:

a. Guru ASN di Daerah adapun mengikuti pengembangan karier berupa pendidikan dan pelatihan dengan lama pendidikan dan pelatihan 600 (enam ratus) masa alias selama 3 (tiga) candra dan mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian;

b. Guru ASN di Daerah adapun mengikuti acara pertukaran Guru, kemitraan dan/atau magang adapun mendapat izin/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian dan/atau

c. Guru ASN di Daerah adapun bertugas di Daerah Khusus.

Baca : Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan

Tambahan Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam diberikan dalam bentuk duit(cak) adapun disalurkan malayari rekening bank penerima tunjangan.

Tambahan Penghasilan sebagaimana dimaksud pada bagian diberikan sebesar Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Salinan Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Juknis Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah Provinsi. Kabupaten/Kota selengkapnya bisa dibaca dan di unduh pada tautan berikut ini,

Unduh

Demikian Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Juknis Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah Provinsi. Kabupaten/Kota. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya