Presiden UEFA Jawab Keluhan Klub Top Eropa Soal Padatnya Jadwal Pertandingan

Sedang Trending 8 bulan yang lalu 30

Menurut Ceferin semakin banyak klub bertanding, semakin banyak duit(cak) didapatkan.

REPUBLIKA.CO.ID, NYON -- Presiden UEFA Aleksander Ceferin menjawab keluhan klub-klub top soal agenda pertandingan adapun padat. Menurutnya, enggak perkara berat buat menyerang FIFA maupun UEFA tanpa memahami latar keputusan kedua badan ini. 

Salah satu manajer adapun mengeluh soal banyaknya kompetisi ialah Juergen Klopp. Pelatih Liverpool itu mengkritik ajang UEFA Nations League yang menjadi agenda tambahan dalam antara internasional.

Akibatnya, Klopp menilai ada beberapa pemeran adapun patut memainkan 70 pertandingan dalam satu musim. Namun, Ceferin menjawab masalah tersebut. 

"Sangat gampang buat selalu menyerang FIFA dan UEFA, tapi masalahnya sederhana. Jika Anda bermain lebih sedikit, Anda mendapatkan lebih sedikit uang. Yang patut mengeluh ialah pekerja pabrik adapun mendapatkan 1.000 euro per bulan,'' kata Ceferin, dikutip dari Cgtn, Ahad (26/6/2022).

Liverpool memainkan 63 pertandingan di Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Liga Champions pada hari 2021/22. Sementara Manchester City memainkan 58 pertandingan hari lalu, dan meraih gelar Liga Inggris meski kalah di Piala FA dan Liga Champions. Guardiola mengatakan, masalah adapun dihadapi pemainnya ialah agenda pertandingan adapun padat.

"Kalender 365 hari setahun dengan tugas mendunia buat tim nasional, kompetisi besar dengan banyak pertandingan. Para pemeran mempunyai dua alias tiga pekan preinan(cak) di hari panas. Ini terlalu berlebihan,'' kata Guardiola.

Namun, kedua klub memperoleh banyak pendapatan dari kompetisi adapun mereka ikuti. City menduduki puncak klasemen Liga Inggris dengan bonus duit(cak) dan pendapatan TV adapun mencapai 164 juta poundsterling. Liverpool berada di ranking kedua dengan 162,3 juta pound. Angka-angka itu tak termasuk bonus duit(cak) adapun melangkah jauh di Liga Champions dan sumber lainnya.

Selengkapnya