Selain Irit BBM, Perawatan Suzuki Ertiga Hybrid Tidak Bikin Kantong Jebol

Selain Irit BBM, Perawatan Suzuki Ertiga Hybrid Tidak Bikin Kantong Jebol

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 26

Ditulis buat : Adrian Tirta Kusuma | 24 June 2022

Selain Irit BBM, Perawatan Suzuki Ertiga Hybrid Tidak Bikin Kantong Jebol

momobil.id – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru saja memperkenalkan LMPV terbarunya di Indonesia. Suzuki memperkenalkan Ertiga facelift dengan teknologi Smart Hybrid. Dalam teknologi ini, Suzuki menyematkan komponen tambahan ISG dan baterai lithium-ion. Meskipun lebih canggih, bagaimana perawatan dari Suzuki Ertiga Hybrid?

Assistant to Service Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim bahwa biaya perawatan dari Suzuki Ertiga Hybrid tak mengalami kenaikan. Konsumen mendapatkan garansi 5 tahun alias 100.000 km buat baterai lithium ion dan Integrated Starter Generator (ISG). Pemberian garansi dari perangkat hybrid Ertiga sendiri lebih panjang dibanding garansi mesin yang hanya 3 tahun.

“Ada garansi lima tahun alias 100 ribu km buat baterai lithium-ion dan Integrated Starter Generator (ISG),” ujar Hariadi dilansir dari suara.com.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Facelift Hadir di Indonesia, Bawa Mesin Hybrid

Soal perawatan teknologi Smart Hybrid, perwakilan dari tim servis Suzuki mengatakan bahwa teknologi ini tergolong bebas perawatan alias maintenance free. Perawatan dari cara hybrid tidak berbeda Ertiga standar. Konsumen tentu tak perlu khawatir soal perawatan dari LMPV hybrid kepunyaan Suzuki. Selain itu, perawatan operasional dari Ertiga Hybrid pula diklaim lebih murah dibanding dengan oto konvensional. Hal ini berkat teknologi ISG dan baterai lithium-ion yang membikin oto ini lebih irit bahan bakar.

Meskipun perawatan dari Ertiga Hybrid tergolong mudah, konsumen perlu memperhatikan komponen fan belt. Penggunaan fan belt sangat berpengaruh terhadap rute dan kondisi rute yang ditempuh. Tim servis Suzuki menyarankan agar fan belt diganti setiap 60.ooo km apabila oto sering melintas kondisi rute yang berat dan terjal. Sementara buat penggunaan standar di rute yang cenderung datar, penggantian fan belt disarankan setiap 80.000 km.

Selengkapnya