Stasiun TV Usul Tunda Pindah ke TV Digital, Kominfo Tetap Kukuh

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 24

Jakarta -

Ada ajuan dari stasiun TV adapun pula penyelenggara multipleksing (mux) buat menunda migrasi TV analog ke digital alias Analog Switch Off (ASO). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tetap tak goyah.

Disampaikan Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi bahwa pemerintah taat terhadap peraturan adapun setelah ditetapkan, tepatnya pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Kominfo melaksanakan aba-aba undang-undang, dalam keadaan ini Undang-Undang Cipta Kerja. Di dalam itu bahwa buat ASO batas waktunya dua tahun sejak diundangkan. Artinya, Kominfo melaksanakan tunduk pada aturan," ujar Dedy di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Sebelumnya, penyelenggara mux tersebut, adalah Viva Group, MNC Group, Media Group, SCM Group dan Transmedia mengusukan dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Digitalisasi Penyiaran dengan Komisi I DPR RI, Jakarta, Kamis (23/6) buat menunda migrasi TV analog ke digital.

Pembangunan infrastruktur buat siaran TV digital menelan biaya besar. Kemudian di masa bersamaan, mereka diterpa pandemi COVID-19 adapun bikin pendapatan stasiun TV berkurang secara signifikan.

Begitu pula persoalan di lapangan, data lama adapun diberikan membikin standard penerima set top box cuma-cuma TV digital tak sesuai dengan data, cantik keadaan beda alamat, setelah pindah alamat/meninggal, tak terdampak ASO. Ada lagi masalah distribusi donasi adapun menelan biaya besar.

Mereka pula meminta agar set top box cuma-cuma ini diberikan insentif buat pemerintah alias sisanya perangkat adapun belum dibagikan pengadaannya menggunakan APBN.

"Kalau soal itu, Kominfo sejauh ini setelah menyediakan 1 juta set top box buat dibagikan kepada keluarga pra sejahtera sesuai dengan data DTKS. Sesuai dengan peraturan perundangan andaikan ada kekurangan penyelenggara mux menyediakan set top box, pemerintah becus menyediakan. Kominfo setelah menyediakan itu, menghadapi tantangan baru mengkomunikasikan penyelenggara mux," tuturnya.

Sebagai informasi, ASO Tahap 1 setelah diimplementasikan 30 April 2022 kemarin. Kendati begitu, penghentian siaran TV analog baru dilakukan di delapan kabupaten/kota dari 166 kabupaten/kota.

Delapan kabupaten/kota adapun dimaksud, adalah Riau (Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti), Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Timur Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka), dan Papua Barat (Kota Sorong, Kabupaten Sorong).

Setelah itu migrasi TV analog ke digital alias ASO Tahap 2 dilakukan pada 25 Agustus 2022 adapun mencakup 31 daerah siaran di 110 kabupaten/kota. ASO Tahap 3 dilakukan pada 2 November 2022 di 25 daerah siaran di 63 kabupaten/kota.

Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]

(agt/fay)

Selengkapnya