Tangkal PMK, Pemprov Jabar Prioritaskan Vaksinasi untuk Sapi Perahnbsp;

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 34

BANDUNG, pandudita.com - Pemprov Jawa Barat lanjut berikhtiar menangkal penyebaran penyakit perkataan dan kuku (PMK) dengan mengintensifkan vaksinasi pada hewan ternak. 

Dalam upaya vaksinasi tersebut, Pemprov Jabar menerima tambahan vaksin PMK dari Kementerian Pertanian sebanyak 119 ribu dosis.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar M Arifin Soedjayana menjelaskan, sebelumnya, pihaknya setelah mendapatkan 1.600 dosis vaksin dan setelah didistribusikan ke kabupaten dan kota di Jabar. 

"Kemudian, hari ini setelah di perjalanan, malah mungkin setelah datang 119 ribu dosis vaksin. Jadi bakal ada 120 ribu dosis vaksin PMK di Jabar. Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan kabupaten dan kota, kemudian akan didistribusikan sejak besok agar mereka langsung melakukan vaksinasi," kata Arifin, Jumat (24/6/2022). 

Menurut Arifin, dengan keterbatasan kuantitas vaksin yang didapat, pihaknya akan memprioritaskan distribusi vaksin ke sentra-sentra sapi perah di Jabar. 

Sebab, PMK sangat memengaruhi produktivitas sapi perah. Adapun sentra-sentra sapi perah di Jabar, di antaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Bogor.

"Nah itu yang sentra-sentra sapi perah di Jabar yang tergabung kepada Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI). Kita pula menggandeng mereka buat penyelenggaraan vaksinnya dikarnakan patut langsung di-upload ke sistem informasi kesehatan hewan nasional (iSIKHNAS)," tuturnya. 

Dalam iSIKHNAS, kata Arifin, data sapi yang setelah tervaksin akan terlihat di dashboard berdasarkan angka induk kependudukan yang mempunyai sapi tersebut. 

Di sisi lain, Arifin mengakui kuantitas vaksin yang diberikan masa ini sebenarnya belum ideal. Pihaknya menargetkan 600 ribu ekor hewan ternak seperti sapi, kerbau, domba dan kambing mendapatkan vaksin PMK. 

"Sekarang kita kan baru dikasih 120 ribu, sementara baru 800 ribu (vaksin impor) datang. Katanya tiba dengan tiga juta dosis vaksin yang akan diadakan Kementerian. Ya moga-moga kita diberikan lagi. Kan satu ekor hewan itu mendapatkan tiga kali vaksinasi dikarnakan patut ada pengulangan," katanya.

Selengkapnya