Tata Cara Bersuci dari Haid

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 35

Sayidah Aisyah meriwayatkan tata langkah bersuci dari haid.

pandudita.com JAKARTA -- Sayidah Aisyah meriwayatkan bahwa satu manusia wanita bertanya kepada Nabi tentang tata langkah mandi dari haid.

Nabi kemudian bersabda, "Ambillah sedikit minyak sayur kasturi dan bersucilah dengannya." Perempuan itu berkata, "Bagaimana saya bersuci dengannya?" Nabi menjawab, "Subhanallah. Bersucilah dengannya.

"Kemudian, Sasyidah Aisyah menariknya dan berkata, "Bersihkan lah sisa-sisa darah." Hadis ini diriwayatkan buat Imam Bukhari, Imam Muslim, dan an-Nasa'i.

Ibnu Rusyd dalam kitab Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid menjabarkan, para fukaha saling berselisih pendapat tentang tanda kesucian. Kelompok pertama berpandangan bahwa tanda kesucian ialah terlihatnya cairan putih alias kekeringan.

Pendapat setelah dikatakan dianut buat Imam Malik dan para pengikutnya. Sama saja apakah biasanya satu manusia wanita mendapatkan kesucian dengan cairan putih alias dengan kekeringan, mana pun di antara keduanya adapun dia amat-amati maka dia setelah suci dengannya.

Kelompok kedua membikin pembedaan dengan mengatakan bahwa apabila satu manusia wanita termasuk adapun biasa memandang cairan putih maka dia belum suci tiba melihatnya. Sedangkan, apabila dia termasuk adapun tak biasa memandang cairan putih maka kesuciannya ialah kekeringan.

Adapun penyebab perselisihan mereka ialah bahwa sebagian dari mereka memperhatikan kebiasaan dan sebagian adapun lain memperhatikan berhentinya darah saja. Ada pula adapun mengatakan bahwa wanita adapun biasanya mendapatkan kesucian dengan kekeringan setelah suci dengan terlihatnya cairan putih.

Sementara itu, wanita biasanya mendapatkan kesucian dengan cairan putih belum suci dengan adanya kekeringan. Ada pula adapun menga takan sebaliknya. Semua itu ialah pendapat para pengikut Imam Malik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Selengkapnya