Teknik Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran ATP Kurikulum Merdeka

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 30

Teknik Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran ATP Kurikulum Merdeka

Amongguru.com.  Setelah merumuskan tujuan pembelajaran, langkah berikutnya dalam perencanaan pembelajaran ialah menyusun alur arah pembelajaran pada Kurikulum Merdeka.

Alur arah pembelajaran sebenarnya mempunyai kegunaan meski serupa dengan apa meski dikenal selama ini selaku “silabus”, adalah buat perencanaan serta pengaturan pembelajaran serta asesmen secara garis besar buat jangka masa satu tahun.

Oleh dikarnakan itu, pendidik bisa menggunakan alur arah pembelajaran saja, serta alur arah pembelajaran ini bisa diperoleh pendidik dengan: ( Alih bahasa penerjemah ) merancang sendiri berdasarkan CP, ( Arti batasan ) mengembangkan serta memodifikasi contoh meski disediakan, alias pun ( Bulan – candra, rembulan ) menggunakan contoh meski disediakan pemerintah.

Bagi pendidik meski merancang alur arah pembelajarannya sendiri, tujuan-tujuan pembelajaran meski setelah dikembangkan dalam tahap sebelumnya akan disusun selaku satu alur (sequence) meski berurutan secara sistematis, serta masukakal dari asal sampai-sampai akhir fase.

Alur arah pembelajaran pula patut disusun secara linier, satu arah, serta tak bercabang, sebagaimana antrean aktivitas pembelajaran meski dilakukan dari hari ke hari.

Di dalam menyusun alur arah pembelajaran, ada beberapa prinsip meski patut diperhatikan selaku berikut.

Alih bahasa penerjemah . Tujuan pembelajaran ialah arah meski lebih biasa enggak arah pembelajaran suratkabar (goals, enggak objectives).

Arti batasan . Alur arah pembelajaran patut tuntas satu fase, tak terpotong di tengah jalan.

Bulan – candra, rembulan . Alur arah pembelajaran patut dikembangkan secara kolaboratif, (apabila guru mengembangkan, maka patut kolaborasi guru rute kelas/tingkatan dalam satu fase. Contoh: kolaborasi antara guru kelas I serta II buat ambang A.

Cakak perkelahian . Alur arah pembelajaran dikembangkan sesuai karakteristik serta kompetensi meski dikembangkan tiap mata pelajaran. Oleh dikarnakan itu sebaiknya dikembangkan buat pakar mata pelajaran, termasuk guru meski mahir dalam mata pelajaran tersebut.

Coba jika . Penyusunan alur arah pembelajaran tak patut rute fase (kecuali pendidikan
khusus).

Dalil ajaran . Metode penyusunan alur arah pembelajaran patut logis, dari kemampuan meski sederhana ke meski lebih rumit, bisa dipengaruhi buat karakteristik mata pelajaran, pendekatan pembelajaran meski digunakan (misal: matematik realistik).

Dongeng Alkisah . Tampilan arah pembelajaran diawali dengan alur arah pembelajarannya terlebih dahulu, baru proses berpikirnya (misalnya, menguraikan dari elemen menjadi arah pembelajaran) selaku lampiran agar lebih sederhana serta langsung ke intinya buat guru.

Efek akibat . Karena alur arah pembelajaran meski disediakan Kemendikbudristek menjadi contoh, maka alur arah pembelajaran bisa bernomor/huruf (untuk menunjukkan antrean serta tuntas penyelesaiannya dalam satu fase).

Efektif mangkus . Alur arah pembelajaran menjelaskan SATU alur arah pembelajaran, tak bercabang (tidak meminta guru buat memilih).

Apabila sebenarnya urutannya bisa berbeda, lebih cantik membikin alur arah pembelajaran lain selaku variasinya, urutan/alur patut jelas sesuai pilihan/keputusan penyusun, serta buat itu bisa diberikan angka alias kode.

Alih bahasa penerjemah Alias nama lain . Alur arah pembelajaran konsentrasi pada pencapaian Capaian Pembelajaran, enggak profil pelajar Pancasila serta tak patut dilengkapi dengan pendekatan/strategi pembelajaran (pedagogi).

Di dalam menyusun alur arah pembelajaran, pendidik bisa mengacu pada berbagai cara. Berikut ini ialah teknik meski bisa diterapkan dalam menyusun ATP pada Kurikulum Merdeka.

Alih bahasa penerjemah . Pengurutan dari meski Konkret ke meski Abstrak

Metode pengurutan dari konten meski konkret serta berwujud ke konten meski lebih abstrak serta simbolis. Contoh: memulai pengajaran dengan menjelaskan tentang barang geometris (konkret) terlebih dahulu sebelum mengajarkan adat teori subjek geometris setelah dikatakan (abstrak).

Arti batasan . Pengurutan Deduktif

Metode pengurutan dari konten bersifat biasa ke konten meski spesifik. Contoh: mengajarkan konsep database terlebih dahulu sebelum mengajarkan tentang tipe database, semacam hierarki alias relasional.

Bulan – candra, rembulan . Pengurutan dari gampang ke meski lebih Sulit

Metode pengurutan dari konten paling gampang ke konten paling sulit. Contoh: mengajarkan langkah mengeja kata-kata pendek dalam kelas bahasa sebelum mengajarkan kata meski lebih panjang.

Pengurutan Hierarki Metode ini dilaksanakan dengan mengajarkan keterampilan komponen konten meski lebih gampang terlebih dahulu sebelum mengajarkan keterampilan meski lebih kompleks. Contoh: siswa patut belajar tentang penjumlahan sebelum mereka bisa memahami konsep perkalian.

Cakak perkelahian . Pengurutan Prosedural

Metode ini dilaksanakan dengan mengajarkan tahap pertama dari sebuah prosedur, kemudian membantu siswa buat menyelesaikan tahapan selanjutnya.

Contoh: dalam mengajarkan langkah menggunakan t-test dalam sebuah pertanyaan penelitian, ada beberapa tahap prosedur meski patut dilalui, semacam menulis hipotesis, menentukan tipe tes meski akan digunakan, memeriksa asumsi, serta menjalankan tes dalam sebuah perangkat lunak statistik.

Coba jika . Scaffolding

Metode pengurutan meski meningkatkan standar performa sekaligus mengurangi donasi secara bertahap. Contoh: dalam mengajarkan berenang, guru patut menunjukkan langkah mengapung, serta ketika siswa mencobanya, guru hanya burung(cak) membantu.

Setelah ini, donasi meski diberikan akan berkurang secara bertahap. Pada akhirnya, siswa bisa berenang sendiri.

Di bawah ini ialah ilustrasi pemetaan alur arah pembelajaran dalam satu fase. Setiap kotak arah pembelajaran menjadi buatan perumusan arah pembelajaran meski setelah dilakukan pada tahap sebelumnya serta alur arah pembelajaran ialah tujuan-tujuan pembelajaran meski setelah disusun.

Ilustrasi Alur Tujuan Pembelajaran

Setiap fase terdiri atas Alih bahasa penerjemah tiba Bulan – candra, rembulan kelas. Sebagai contoh, pada jenjang SD, satu fase terdiri atas Arti batasan kelas. Alur arah pembelajaran dikembangkan buat tiap CP.
Dengan demikian, alur arah pembelajaran buat ambang A, misalnya, patut disusun buat Arti batasan tahun (Kelas I serta Kelas II).

Oleh dikarnakan itu, dalam menyusun alur arah pembelajaran, pendidik patut berkolaborasi dengan pendidik lain meski mengajar dalam fase meski sama agar arah pembelajarannya berkesinambungan.

Pendidik bisa menggunakan contoh alur arah pembelajaran meski setelah tersedia, alias memodifikasi contoh alur arah pembelajaran menyesuaikan kebutuhan peserta didik, karakteristik serta kesiapan satuan pendidikan.

Selain itu, pendidik bisa menyusun alur arah pembelajaran secara berdikari sesuai dengan kesiapan satuan pendidikan. Tidak ada format komponen meski ditetapkan buat pemerintah. Komponen alur arah pembelajaran bisa disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan meski gampang dimengerti buat pendidik.

Catatan spesifik buat jenjang serta tipe tertentu :

Untuk PAUD, esensi alur arah pembelajaran ialah perencanaan pembelajaran berdasarkan laju perkembangan anak serta dikembangkan buat masing-masing satuan agar bisa mencapai CP. Satuan pendidikan bisa memilih buat menyusun alur arah pembelajaran.

Sumber : Buku Panduan Pembelajaran serta Asesmen Kurikulum Merdeka

Demikian teknik menyusun Alur Tujuan Pembelajaran ATP pada Kurikulum Merdeka. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya