Tingkatan Membaca Alquran yang Sesuai Saat Belajar

Sedang Trending 7 bulan yang lalu 43

Terdapat tiga strata dalam membaca Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terdapat tiga strata dalam membaca Alquran. Dikutip dari buku Tajwid Lengkap Asy-Syafi'i karya Abu Ya'la Kurnaedi, dilihat dari sisi sigap alias lambat bacaan Alquran alias temponya, para ulama qiraah mengklasifikasikannya menjadi tiga, merupakan pelan (tahqiq), pertengahan (tadwir), dan sigap (hadr). Tingkatan adapun sesuai dalam proses belajar merupakan pelan.

1. Tahqiq

Menurut bahasa, tahqiq ialah tarqiq dan ta'kid (teliti dan menguatkan). Adapun menurut istilah, tahqiq adalah: "Membaca dengan lambat dan tenang dengan benar-benar memberikan haknya secara benar dan maksimal tanpa ada tambahan dan pengurangan. Tingkatan ini cocok digunakan dalam proses belajar-mengajar" (Hilyatut Tilawah).

2. Tadwir

Menurut bahasa, tadwir ialah menjadikan sesuatu dengan bentuk melingkar. Adapun menurut istilah, tadwir adalah: "Bacaan adapun sedang adalah antara tahqiq (perlahan) dan hadr (cepat)" (Ilmit Tajwid lil Mutaqaddimin).

3. Hadr

Menurut bahasa, hadr ialah as-su'rah (cepat). Adapun menurut istilah, hadr adalah: "Bacaan sigap dengan tetap menjaga dan memperhatikan kaedah-kaedah tajwid dengan sangat cermat, dan seharusnya satu manusia qari berhati-hati dari memotong abjad mad, menghilangkan bunyi ghunnah, alias ikhtilas (membaca sebagian) harakat" (Hilyatut Tilawah).

Perlu diketahui sebutan tartil mencakup tiga strata bacaan di atas (at-Tashil fi Qawa a idit Tartil). Pendapat inilah adapun dipilih buat penulis dari beberapa pendapat ulama tentang strata membaca Alquran.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Selengkapnya