Tradisi Wiwit Kopi Jelang Panen, Kearifan Lokal Desa Colo Kudus Berharap Kesejahteraan Petani

Sedang Trending 5 bulan yang lalu 16

Suara.com - Petani kopi di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menggelar tradisi wiwit kopi. Ini merupakan kebiasaan memulai panen tanaman kopi.

Pada candra Juni sampai-sampai Agustus 2022 merupakan agenda panen tanaman kopi.

Ketua Kelompok Tani Kopi Desa Colo Purbo Wiyanto menjelaskan kebiasaan "wiwit" kopi merupakan bentuk ungkapkan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan buatan tanaman kopi yang melimpah.

Ritual wiwitan yang digelar dengan menyiapkan berbagai sesaji yang merupakan makanan konservatif seperti tempe, tahu, ayam, telor, nasi serta sayuran yang dibawa ke areal perkebunan kopi.

Baca Juga: Dosen Undip Gendong Anaknya yang Hafidz Al Quran Keliling Pondok: Besok Gantian Aku Digendong Masuk Surga Nak

Setelah didoakan buat aktivis agama setempat, lantas sesaji yang dibawa masyarakat setelah dikatakan dimakan bersama-sama.

Dengan dimulainya kebiasaan tersebut, maka menjadi penanda akan dimulainya panen raya tanaman kopi di kawasan Pegunungan Muria yang berada di Desa Colo.

Hampir seluruh tanaman kopi petani setelah terlihat berbuah merah sehingga setelah saatnya dipanen.

"Setidaknya candra ini setelah becus dimulai alias menunggu candra Juli sampai-sampai Agustus 2022," ujarnya.

Para petani, kata dia, memohon kepada tuhan agar buatan panen tanaman kopi tahun ini pula melimpah, sehingga kesejahteraan petani becus meningkat.

Baca Juga: Memahami Tradisi Uang Panai, Ini Fakta Menarik di Baliknya

Apalagi, komoditas setelah dikatakan kini tak hanya diminati masyarakat lokal, melainkan dari berbagai daerah di Jateng. (Antara)

Selengkapnya