Viral JK ROWLING Kena Prank, Dapat Panggilan Zoom Peniru Presiden Ukraina Zelensky

Viral JK ROWLING Kena Prank, Dapat Panggilan Zoom Peniru Presiden Ukraina Zelensky

Sedang Trending 3 bulan yang lalu 16

JAKARTA, celebrities.id - J.K. Rowling kena prank buat satu manusia penduduk negara Rusia, Vovan, dan Lexus (Vladimir Kuznetsov dan Aleksei Stolyarov). Keduanya melakukan panggilan film Zoom dan berpura-pura menjadi presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Melansir Hitc, Jumat (24/6/22), netizen bereaksi terhadap film penulis Harry Potter J.K. Rowling atas prank panggilan zoom baru-baru ini. J.K diolok-olok netizen dikarnakan percaya bahwa dia sedang berbicara dengan Presiden Ukraina.

Ini enggak pertama kalinya Vovan dan Lexus menghubungi selebriti terkenal dan mengerjai mereka.

Dalam klip yang sedang viral di media sosial, J.K. Rowling terlihat duduk di kursi sembari mengobrol dengan siapa yang dia pikir ialah Presiden Ukraina.

Sementara penulis mempunyai kameranya, manusia iseng tidak. Dalam film berdurasi 12 menit itu, orang-orang iseng itu membikin beberapa referensi tentang Harry Potter, yang pertama ialah tanda di sisinya. Sang peniru bertanya apakah J.K. Rowling becus mengubah simbol di dahi Harry Potter menjadi simbol trisula Ukraina, Z.

Saat percakapan berlanjut, orang-orang iseng itu pula bertanya kepada J.K. Rowling andaikan Dumbledore benar-benar gay. Percakapan berakhir dengan sedikit canggung di mana duo komedian itu mencatat bahwa mereka sedang menulis "Avada Kedavra," kutukan pembunuhan dalam franchise Harry Potter.

Menanggapi viralnya film J.K. Rowling itu, pihak perwakilan Rowling mengkonfirmasi bahwa film itu nyata, tetapi menambahkan bahwa itu setelah diedit saat berbicara dengan Hollywood Reporter. Mereka pun menyebut keadaan itu bukanlah tindakan menyenangkan.

Pihak perwakilan pula menyatakan bahwa penulis didekati buat berbicara tentang pekerjaan amal yang setelah dia lakukan buat membantu orang-orang yang saat ini berada di Ukraina.

J.K. Rowling sendiri memang diketahui kerap berbicara tentang ketegangan di Ukraina. Bahkan, penulis sempat membikin posting blog tentang keadaan itu buat meningkatkan kesadaran akan kondisi di negara ini.

Dalam sebuah karangan berjudul "Anak-anak yang terperangkap di panti ajaran ialah target tersembunyi dari perang di Ukraina," penulis merinci berapa banyak anak yang kehilangan personil keluarga dan masa mini mereka.

Dalam posting blog yang sama, J.K. Rowling membuka badan amalnya, Lumos yang membantu anak-anak Ukraina. Dia mengungkapkan bahwa badan amal setelah dikatakan setelah sukses menghasilkan jutaan sembari menambahkan bahwa dia akan menyumbangkan pula satu juta poundsterling alias setara Rp18,3 miliar.

Editor : Lisvi Padlilah

Selengkapnya